Habapublik.com, Aceh Singkil: Abrasi saat ini terus mengancam pesisir Pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Panjang pantai terus berkurang akibat gerusan gelombang tinggi di lokasi tersebut.
Salah satu pemilik cafe Wisata Danau Belibis, H. Ismail mengatakan sangat resah dengan abrasi yang terus menggerus lahan miliknya.
“Kondisi WDB cafe di pantai Pulo Sarok dengan hempasan gelombang yg bersamaan dgn air pasang laut masa interval satu s/d dua kali dlm sebulan mengakibatkan kondisinya terus memporak-porandakan bangunan dan berbagai fasilitas,” kata Ismail, Rabu (27/8/2025).
Ismail berharap Pemerintah Daerah setempat segera mengambil tindakan agar abrasi tidak semakin meluas.
Menyikapi keluhan masyarakat, Wakil Bupati (Wabup) Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman SH, telah meninjau langsung dampak abrasi di Perairan Singkil, Pulau Sarok. Wakil Bupati mengatakan pihaknya telah menurunkan tim untuk mengatasi hal tersebut.
“Kami telah sigap menurunkan tim reaksi cepat ke lokasi. Tim ini bertugas melakukan kaji cepat serta pendataan komprehensif mengenai dampak abrasi di lapangan. Langkah ini krusial untuk memperoleh data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan lebih lanjut,” ujarnya.
Wakil Bupati menegaskan Pemerintah daerah tidak tinggal diam, namun akan melakukan penanganan cepat bersama pihak terkait.
“Langkah penanganan awal telah diambil dengan berkoordinasi erat bersama berbagai pihak terkait, termasuk kepala desa setempat. Komunikasi aktif ini bertujuan untuk memastikan informasi tersampaikan dengan baik dan respons dapat dilakukan secara terstruktur,” tegasnya
Hamzah Sulaiman menghimbau masyarakat agar bersabar dan tetap waspada.
“Masyarakat yang berada di pesisir pantai harus waspada. Tingkatkan kewaspadaan, termasuk penyiapan lokasi evakuasi bila kondisi darurat terjadi,” imbuhnya.(*)












