Daerah  

Wagub Aceh Tinjau Persiapan MTQ ke-37 Aceh, Panitia Siap Sambut Kafilah dengan Pelayanan Terbaik

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) melakukan kunjungan kerja ke Pijay untuk memastikan kesiapan fasilitas dan pelayanan bagi seluruh kafilah yang akan mengikuti MTQ Aceh ke 37. Foto/Prokopim Pijay.

Habapublik.com, Meureudu: Wakil Gubernur (Wagub) Aceh melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pidie Jaya untuk meninjau arena persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Aceh ke-37 tahun 2025 di Pidie Jaya, Rabu (29/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut rombongan wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau Dek Fadh itu disambut langsung oleh Bupati dan wakil Bupati Pidie Jaya dan jajaran Forkompinda serta para Kepala SKPK terkait lainnya.

Kunjungan kerja Wagub ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan akhir menjelang pelaksanaan MTQ Aceh ke-37, yang akan menjadi ajang besar keagamaan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Aceh, khususnya Kabupaten Pidie Jaya sebagai tuan rumah.

Wagub Aceh pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia yang terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan MTQ. Ia menekankan pentingnya menjadikan ajang MTQ bukan hanya sebagai kompetisi seni baca Al-Qur’an.

Dalam peninjauan ini, Wagub juga menekankan betapa pentingnya sinergi antar instansi dalam memastikan kesiapan seluruh fasilitas dan sarana pendukung MTQ agar pelaksanaannya berjalan sukses, lancar, dan bermakna.

“Saya berharap pelaksanaan MTQ kali ini berjalan lancar dan sukses. Mari kita jadikan Pidie Jaya sebagai tuan rumah yang ramah, santun, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Wagub Aceh dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya, Tgk H Sibral Malasyi melaporkan bahwa berbagai persiapan telah mencapai tahap akhir, mulai dari kesiapan arena utama, pemondokan kafilah, hingga sektor pelayanan dan keamanan. Panitia siap menyambut kedatangan kafilah dengan pelayanan terbaik.

“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar seluruh tamu dan peserta merasa nyaman selama berada di Aceh. Prinsip kami, pelayanan terbaik adalah bentuk penghormatan bagi para tamu Allah yang datang membawa semangat Al-Qur’an,” ungkapnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *