Habapublik.com, Sabang : Pemerintah Kota Sabang terus mendorong peningkatan kapasitas ekonomi bagi Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI). Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan program pelatihan dan pendampingan wirausaha.
Kepala Bidang Ketenagakerjaan DPMPTSP dan Tenaga Kerja Kota Sabang, Andi Indra Rinaldi, S.Kom mengatakan pemerintah daerah setiap tahun tetap mengusulkan dukungan program bagi purna PMI, Namun pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah.
“Kami berharap momentum ini menjadi awal agar usulan program pengembangan purna PMI dapat menjadi prioritas dan disetujui dalam perencanaan anggaran. Potensi purna PMI di Sabang cukup besar untuk dikembangkan menjadi pelaku usaha yang mandiri,” ujar Andi, Selasa (11/11/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun sementara, tercatat sekitar 45 purna PMI berada di wilayah Sabang. Sebagian besar tersebar di kawasan Balohan serta beberapa gampong lain yang menjadi kantong pengiriman pekerja migran.
Sementara itu, JFT Pengawas Ketenagakerjaan Syamsuar menyampaikan pentingnya penempatan PMI secara prosedural agar hak dan perlindungan mereka terjamin. Ia menyebut pendampingan termasuk motivasi dan pembekalan keterampilan menjadi bagian penting dalam peningkatan kesejahteraan PMI dan keluarganya.
“Pemerintah berharap pelatihan dan pendampingan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan purna PMI dan mendorong mereka mengembangkan potensi usaha masing-masing. Pelatihan untuk PMI ini tidak membatasi usia peserta,” katanya.
Syamsuar menuturkan sebagian peserta pelatihan memang sudah berusia lanjut, namun tetap memiliki potensi mengelola usaha produktif. Hal ini dinilai sebagai peluang untuk memberdayakan pengalaman dan kemampuan yang telah dimiliki.
Pemerintah berharap pendataan purna PMI di Sabang dapat dilakukan lebih menyeluruh agar program pemberdayaan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Inisiatif ini diharapkan berkelanjutan sehingga purna PMI mampu kembali bukan hanya sebagai pekerja, tetapi sebagai pelaku usaha yang berdaya saing.(*)












