Irigasi Ulun Tanoh Runtuh, 68 Ha Sawah Terancam Gagal Tanam di Gayo Lues

Saluran irigasi di Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues sudah runtuh sehingga memicu sedikitnya 68 Hektar sawah kini terancam gagal tanam akibat aliran air yang terputus total. Foto: Kamsah.

Habapublik.com, Blangkejeren: Runtuhnya saluran irigasi di Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues memicu ancaman serius terhadap lahan pertanian warga. Sedikitnya 68 Hektar sawah kini terancam gagal tanam akibat aliran air yang terputus total.

Gecik Ulun Tanoh, Suhardinsayah,S.Pd, Selasa 18/11/2025 menyampaikan kondisi ini sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan tindakan cepat dari pemerintah daerah.

“Petani sangat bergantung pada irigasi ini. Jika tidak segera diperbaiki, 68 hektare sawah bisa tidak digarap musim ini,” tegasnya kepada Habapublik.com.

Saluran irigasi di Desa Ulun Tanoh, Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues sudah runtuh sehingga memicu sedikitnya 68 Hektar sawah kini terancam gagal tanam akibat aliran air yang terputus total. Foto: Kamsah.

Sementara itu, Kepala BPBD Gayo Lues, Muhaimini ST M.ec Dev, memastikan bahwa tim penanggulangan bencana telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan pengumpulan data teknis sebelum langkah perbaikan diambil.

Warga berharap pemerintah tidak hanya berhenti pada survei, tetapi segera melakukan penanganan sebelum kerusakan berlanjut dan menyebabkan potensi gagal panen di wilayah tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *