Habapublik.com, Sabang : Harga cabai merah di Kota Sabang melonjak tajam akibat pasokan dari daratan Aceh yang terhenti sejak dua hari terakhir. Kondisi ini membuat sejumlah komoditas mengalami kelangkaan di Pasar Induk Sabang.
Pedagang Pasar Induk Sabang, Rijal, mengatakan penurunan pasokan terjadi karena wilayah pemasok terdampak banjir. Ia menyebut stok yang ada hanya berasal dari pengiriman sebelumnya yang diterima pada hari Selasa, (25/11/2025).
“Harga cabai merah hari ini mencapai seratus ribu rupiah per kilogram. Cabai hijau dan cabai rawit masing-masing berada di angka empat puluh ribu rupiah per kilogram,” ujar Rijal, Kamis (27/11/2025).
Ia menjelaskan, seluruh stok cabai yang tersedia sejak pagi langsung habis terjual, termasuk cabai merah sebanyak 20 kilogram, cabai hijau 10 kilogram, cabai rawit sekitar 9 kilogram, serta tomat satu peti.
Menurutnya, tingginya permintaan terjadi karena stok dari daratan tidak masuk seperti biasanya. “Stok untuk besok belum bisa dipastikan karena komunikasi dengan pemasok di Lambaro terputus. Hal ini membuat ketersediaan cabai merah benar-benar tidak menentu,”ujarnya.
Selain cabai, beberapa komoditas lain seperti cabai hijau Rp40ribu/kg dan cabai rawit Rp40ribu/kg. Serta tomat kini berada pada harga Rp10 ribu per kilogram.
Rijal berharap, jalur distribusi dari daratan Aceh bisa kembali normal dalam waktu dekat agar pasokan sayuran kembali stabil. Ia menyebut pedagang mulai kesulitan mempertahankan ketersediaan barang karena stok cepat habis.(*)












