Habapublik.com, Sabang: Puskesmas Sukakarya Sabang terus melakukan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerjanya. Langkah ini ditempuh karena masih ada kawasan yang mencatat kasus lebih tinggi dari gampong lainnya.
Kepala Puskesmas Sukakarya Sabang Fadiah Hanum mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan penyemprotan insektisida di dalam rumah atau IRS dan fogging di sejumlah titik. Kegiatan itu dilakukan berdasarkan temuan risiko penularan di lapangan.
“IRS telah dilakukan di Gampong Aneuk Laot, Krueng Raya, dan Payaseunara, sedangkan fogging dilakukan di Kuta Timu, Kuta Barat, dan Kuta Ateuh yang mencatat kasus terbanyak. Jadi langkah tersebut sebagai upaya memutus rantai penyebaran nyamuk,” ujar Fadiah Hanum, Rabu (03/12/2025).
Ia mengatakan, tiga gampong tersebut menjadi prioritas karena kondisi lingkungannya mendukung perkembangbiakan nyamuk. Puskesmas menilai penyemprotan sangat diperlukan meski tren kasus secara keseluruhan menunjukkan penurunan.
“Sejak Januari 2025 hingga saat ini terdapat 18 kasus DBD yang dirawat di Puskesmas Sukakarya dan seluruh pasien sudah sembuh. Data pasien rumah sakit masih menunggu laporan resmi,” tambahnya.
Selain penyemprotan, puskesmas terus melakukan edukasi 3M dan 5M kepada masyarakat. Informasi disampaikan melalui media sosial dan penyuluhan langsung di berbagai kegiatan lingkungan.
Fadiah Hanum mengimbau, masyarakat menjaga kebersihan dan memeriksa potensi genangan air di sekitar rumah. Ia berharap warga aktif melakukan gotong royong untuk menekan penyebaran DBD secara berkelanjutan.(*)












