Ragam  

Duta Wisata Sabang Raih Dua Prestasi Agam Inong Aceh

Duta Wisata Kota Sabang menorehkan dua prestasi pada ajang Agam Inong Aceh 2025 yang dirangkaikan dengan kegiatan Charity Night. Agam Irfan Hidayatullah masuk Top 10 Agam Aceh sekaligus meraih Juara Atribut Agam Intelegensia Aceh 2025. Sementara Inong Humaira meraih posisi Wakil IV Inong Aceh 2025. Foto: Dispar Sabang.

Habapublik.com, Sabang: Duta Wisata Kota Sabang menorehkan dua prestasi pada ajang Agam Inong Aceh 2025 yang dirangkaikan dengan kegiatan Charity Night. Capaian ini diraih melalui perwakilan Agam dan Inong Sabang yang bersaing di tingkat provinsi Aceh.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Sabang, Murdiana, mengatakan Agam Irfan Hidayatullah berhasil masuk Top 10 Agam Aceh sekaligus meraih Juara Atribut Agam Intelegensia Aceh 2025. Sementara Inong Humaira meraih posisi Wakil IV Inong Aceh 2025.

“Alhamdulillah, Kota Sabang berhasil meraih dua prestasi, yakni Wakil IV Inong Aceh 2025 dan Juara Agam Intelegensia tingkat provinsi. Capaian tersebut merupakan hasil pembinaan yang konsisten dari pemerintah daerah,” ujar Murdiana, Rabu (24/12/2025).

Ajang Agam Inong Aceh 2025 telah berlangsung sejak November 2025, diawali pra-karantina di Rindam Iskandar Muda pada 22–23 November. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan karantina di Depade Hotel Aceh Besar pada 25–29 November 2025.

“Prestasi tahun ini menunjukkan konsistensi Sabang karena tetap masuk Top 10 dan mempertahankan gelar Agam Intelegensia. Meski posisi berbeda dari tahun sebelumnya, kualitas peserta Sabang tetap kompetitif,” katanya.

Pada ajang tersebut, Juara I Agam Inong Aceh 2025 diraih oleh Agam Kabupaten Aceh Utara dan Inong Kota Banda Aceh. Persaingan ketat antar daerah menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi Sabang untuk peningkatan ke depan.

Murdiana berharap, para duta wisata Sabang dapat terus berperan aktif dalam promosi pariwisata dan budaya daerah. Ia juga menekankan pentingnya peran sosial duta wisata, sejalan dengan konsep Charity Night sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana di Aceh.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *