Generasi Tangguh: Human Initiative Pulihkan Senyum Anak Pegasing

Human Initiative (HI) bersama relawan kolaborasi Peduli Pendidikan hadir membawa harapan baru melalui kegiatan trauma healing di SD Negeri 11 Pegasing yang berlangsung 5–10 Januari 2026. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon: Tawa riang anak-anak SD Negeri 11 Pegasing kembali terdengar, meski sekolah mereka telah hancur diterjang banjir dan longsor.

Di tengah reruntuhan dan kenangan pahit bencana, Human Initiative (HI) bersama relawan kolaborasi Peduli Pendidikan hadir membawa harapan baru melalui kegiatan trauma healing yang berlangsung 5–10 Januari 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar permainan. Di balik setiap aktivitas, ada pesan tentang ketangguhan, kesiapsiagaan, dan semangat pulih lebih cepat. Relawan dari Educare Indonesia, Alfatih Mengajar, Pramuka Digital, dan Yayasan Peradaban Cahaya Ilmu bergabung dalam satu misi menguatkan jiwa anak-anak agar kembali ceria dan optimis menghadapi masa depan.

Sejak musibah melanda, banyak anak kehilangan rasa aman. Mereka takut hujan, cemas melihat tanah longsor, bahkan enggan kembali ke sekolah. Melalui permainan kelompok, nyanyian, dan aktivitas kreatif, relawan HI berusaha mengembalikan senyum yang sempat hilang.

“Alhamdulillah, realisasi kegiatan awal kluster pendidikan di SDN 11 Pegasing sudah selesai. Selama enam hari relawan gigih memulihkan trauma siswa-siswi dan guru, meski sekolah mereka hancur dan harus relokasi total,” ujar Diana Seprika, M.Pd, Koordinator Umum HI Wilayah Aceh Tengah & Bener Meriah.

Tidak hanya datang lalu pergi, para relawan berkomitmen untuk tinggal bersama masyarakat di wilayah terdampak. Mereka ingin benar-benar merasakan denyut kehidupan pasca-bencana, sekaligus memastikan pemulihan berjalan lebih menyeluruh.

“Target awal kami hadir di satu lembaga selama enam hari di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Semoga misi ini berjalan sesuai rencana,” tambah Diana.Kepala SDN 11 Pegasing, Yusrizal, S.Pd, tak kuasa menahan rasa haru melihat semangat para relawan.

“Sejak awal musibah, Human Initiative sudah hadir membantu pemulihan pendidikan. Kami berharap tidak ada kata perpisahan, tetaplah mendampingi generasi SDN 11 Pegasing kapan pun berkenan,” ungkapnya.

Human Initiative tidak hanya fokus pada kluster pendidikan. Sebelumnya, mereka juga menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat terdampak di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemulihan pasca-bencana bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental, sosial, dan spiritual.

Di tengah reruntuhan sekolah yang harus direlokasi total, anak-anak Pegasing kini belajar bahwa bencana bukan akhir segalanya. Dengan dukungan relawan, mereka menemukan kembali keberanian untuk bermimpi. Senyum yang kembali merekah adalah tanda bahwa pemulihan telah dimulai.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *