Ragam  

Angin Kencang Dan Kebakaran Menjadi Ancaman Rutin di Sabang

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang sedang membersihkan pohon tumbang akibat angin kencang yang kerap terjadi di wilayah setempat. Foto: Dok BPBD Sabang.

Habapublik.com, Sabang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang mencatat angin kencang dan kebakaran masih kerap terjadi di wilayah setempat. Kedua jenis bencana tersebut tercatat hampir terjadi setiap tahun hingga 2025.

Kepala BPBD Kota Sabang, Syahrial, menyampaikan angin kencang dan kebakaran termasuk bencana dengan frekuensi kejadian cukup tinggi di daerah tersebut. Data tersebut dihimpun berdasarkan catatan kejadian bencana beberapa tahun terakhir.

“Angin kencang sering menimbulkan dampak lanjutan seperti pohon tumbang dan kerusakan atap rumah. Angin kencang juga berpotensi mengganggu fasilitas umum,” kata Syahrial, Kamis (29/1/2026).

Berdasarkan catatan BPBD, sepanjang 2019 hingga 2024 kejadian angin kencang dan kebakaran terjadi hampir setiap tahun. Pada 2024, tercatat 13 kejadian angin kencang dan 11 kejadian kebakaran di sejumlah kecamatan.

“Kebakaran masih didominasi faktor kelalaian manusia, terutama di kawasan permukiman. Sebagian besar kebakaran dipicu korsleting listrik dan aktivitas rumah tangga,” tambahnya.

Memasuki 2025, BPBD kembali mencatat beberapa kejadian angin kencang yang berdampak pada rumah warga. Sejumlah atap rumah rusak serta pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Sementara itu, kasus kebakaran juga kembali terjadi dengan pola penyebab yang relatif sama seperti tahun sebelumnya. Kejadian tersebut umumnya terjadi di kawasan padat penduduk.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD Kota Sabang terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana. Kesiapsiagaan personel juga ditingkatkan untuk mempercepat penanganan laporan kejadian.

BPBD mengimbau, masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga juga diminta memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi aman.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *