Habapublik.com, Takengon – Pekan pertama Maret 2026, harga bahan pokok di Kota Takengon, Aceh Tengah, relatif stabil. Namun sejumlah komoditas menunjukkan penurunan cukup tajam, terutama pada kelompok sayur mayur.
Data Dinas Perdagangan Aceh Tengah mencatat, beras sebagian besar merek masih bertahan, kecuali Beras 88 yang turun 1,26 persen menjadi Rp15.666 per kilogram, serta Beras UB yang turun 2,04 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.
Gula pasir dalam negeri juga melemah 5 persen menjadi Rp19.000 per kilogram, sementara daging kerbau turun 5,88 persen menjadi Rp160.000 per kilogram.
Penurunan paling signifikan terjadi pada sayuran. Bawang merah dan bawang putih masing-masing turun 12,5 persen menjadi Rp35.000 per kilogram. Buncis merosot 25 persen menjadi Rp15.000 per kilogram.
Cabe hijau turun 28 persen menjadi Rp18.000 per kilogram, cabe merah besar turun 28,57 persen menjadi Rp25.000 per kilogram, dan cabe merah keriting jatuh 33,33 persen menjadi Rp20.000 per kilogram. Tomat lokal bahkan anjlok hingga 41,67 persen menjadi Rp7.000 per kilogram.
Selain itu, harga udang jumbo turun 6,25 persen menjadi Rp75.000 per kilogram, wortel turun 20 persen menjadi Rp8.000 per kilogram, serta terong belanda turun 33,33 persen menjadi Rp20.000 per kilogram.
Sementara itu, mayoritas komoditas lain seperti minyak goreng, telur, susu, ikan, bahan bangunan, dan pupuk harganya tetap stabil.(*)












