Habapublik.com, Takengon – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf menyalurkan 150 paket bantuan sembako kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam rangka kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah.
Acara berlangsung di Aula Umah Pesilangan Kantor Kemenag Aceh Tengah, Kamis (25/6/2026).
Mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”, kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai wujud kepedulian Kementerian Agama dalam menghadirkan kebahagiaan dan dukungan bagi kelompok rentan.
Sebanyak 150 paket bantuan berisi telur, minyak goreng, gula pasir, dan sarden kemasan dengan nilai sekitar Rp300.000 per paket diserahkan kepada anak yatim di madrasah lingkungan Kemenag Aceh Tengah serta siswa SDLB Kebayakan.
Kepala Kemenag Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT.
“Anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas adalah pribadi istimewa di sisi Allah. Mereka mengajarkan ketabahan, kesabaran, dan semangat menjalani kehidupan,” ujarnya.
Wahdi menegaskan komitmen Kementerian Agama menghadirkan program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Melalui program Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, kami berupaya menghadirkan kebahagiaan, memperkuat kepedulian sosial, serta memastikan mereka merasakan perhatian dan kasih sayang dari keluarga besar Kemenag maupun masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Aceh Tengah, Hasyimi, S.Ag, menyebut kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan solidaritas dan semangat berbagi.
“Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan kasih sayang. Kami ingin menebarkan kebahagiaan, mempererat ukhuwah, serta mengajak masyarakat untuk terus peduli,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut memberi manfaat nyata bagi penerima sekaligus menjadi inspirasi untuk menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.(*)












