Habapublik.com, Aceh Besar – Peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momen bersejarah turunnya wahyu pertama Al-Qur’an (Surah Al-Alaq 1-5) kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, yang umum diperingati pada malam 17 Ramadan. Ini merupakan momentum refleksi untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, dan memperkuat ibadah di bulan suci Ramadan.
Bagi warga gampong Leu Ue Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar peringatan Nuzulul Qur’an pada Ramadhan 1447 H, selain buka puasa bersama (kenduri Peutamat Darus), juga diwarnai dengan penyerahan santunan anak yatim, berlangsung di Meunasah gampong setempat, Sabtu, (14/3/2026).
Yusri, VE, ST Keuchik gampong Leu Ue sebelum berbuka, mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an di gampong Leu Ue sudah menjadi rutinitas setiap tahunnya. Untuk Ramadhan tahun ini, warga Leu Ue mengisi dengan kenduri Peutamat Daruh (Menutup Tadarus), penyerahan santunan anak yatim dan menggelar ceramah agama.
“Tentu bagi umat muslim Nuzulul Qur’an merupakan hari besar Islam yang selalu diperingati. Khususnya disini, momen Nuzulul Qur’an diperingati sekalian dengan penutupan kegiatan pengajian Tadarus. Pada peringatan kali ini, selain kenduri buka puasa bersama juga diisi dengan ceramah agama dan santunan anak yatim”, jelasnya.
Ratusan warga dari gampong terangga turut hadir pada prosesi buka puasa bersama. Menurut informasi yang diterima dari Amiruddin, SE Ketua BKM (Badan Kemakmuran Meunasah) gampong Leu Ue yang juga panitia pelaksana, pihaknya memang mengundang warga gampong tetangga.
“Melalui kegiatan buka puasa bersama ini bisa terbangun silaturahmi dan kekompakan yang lebih baik dengan saudara-saudara dari gampong tetangga. Undang mengundang warga tetangga seperti ini sudah sangat membudaya disini, termasuk saat kenduri Maulid Nabi BesarvMuhammad SAW. Jadi hidangan yang dibawa warga, kita sungguhkan untuk tamu atau undangan. Pada buka puasa tahun ini, tetap kita sediakan kuliner khas Aceh Besar “Kuah Beulanggong”, sebagai menu tambahan”, sebutnya.
Sedangkan prosesi penyerahan santunan untuk anak yatim dilaksanakan malam hari, bakda shalat Taraweh dan Witir. 22 orang anak yatim menerima santunan untuk jajanan lebaran Idul Fitri.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Tuha Peut Tgk. H. Muhibbuddin Usman Daroy, SP, Imam Meunasah Leu Ue Tgk. H. Marwan, Tgk. Raja dan Irwan Efendi Lubis selaku tokoh masyarakat dan didampingi oleh Ketua BKM Leu Ue Amuruddin, SE dan Ramhat Triatna Bendum BKM Leu Ue. Kemudian acara peringatan Nuzulul Qur’an di lanjutkan dengan ceramah agama yang sampaikan oleh Tgk. H. Musliadi. (*)












