Daerah  

Pasca Bencana Warga Celala Terkendala Air Sawah, PUPR Janji Perbaikan Bertahap

Warga di Kecamatan Celala, Sultan, Kabupaten Aceh Tengah masih menghadapi kesulitan dalam menggarap sawah pasca bencana alam yang terjadi pada November 2025 lalu. Kendala utama adalah saluran air irigasi yang belum siap dibersihkan. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon – Warga di Kecamatan Celala, Sultan, Kabupaten Aceh Tengah masih menghadapi kesulitan dalam menggarap sawah pasca bencana alam yang terjadi pada November 2025 lalu. Kendala utama adalah saluran air irigasi yang belum siap dibersihkan. Hujan yang turun beberapa hari terakhir membuat tanah kembali menutup saluran, sehingga warga terpaksa menggali ulang tali air untuk mengalirkan perairan sawah.

“Kalau kami tidak bersawah, apa jadinya? Buah kopi hanya cukup untuk persiapan di dapur. Sawah harus tetap jalan, diselingi dengan kopi,” ungkap seorang warga Celala yang berharap agar perairan sawah segera ditangani.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PUPR Aceh Tengah, Pijas Visara, menyampaikan bahwa pihaknya memang belum bisa melakukan perbaikan secara menyeluruh. “Memang belum semua penanganan irigasi persawahan dilakukan. Hampir seluruh jaringan irigasi belum diperbaiki. Tahun ini kita lakukan perbaikan secara bertahap,” ujarnya.

Warga berharap langkah perbaikan segera terealisasi agar musim tanam tidak terganggu. Di tengah kondisi dunia yang penuh konflik, masyarakat Celala merasa ikut terdampak, sehingga keberlangsungan sawah menjadi penopang utama kehidupan sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *