Dinkes Kota Sabang Lakukan Imunisasi Campak Rubella Bagi Tenaga Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Sabang terus memperkuat pelaksanaan imunisasi campak rubella (MR) bagi tenaga kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan pelayanan kesehatan. Foto: Dinkes Sabang.

Habapublik.com, Sabang – Dinas Kesehatan Kota Sabang terus memperkuat pelaksanaan imunisasi campak rubella (MR) bagi tenaga kesehatan sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan pelayanan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap di rumah sakit dan seluruh puskesmas yang ada di Kota Sabang.

Pengelola Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Sabang, Nazaria, mengatakan imunisasi campak rubella menjadi salah satu upaya penting untuk melindungi tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi terpapar penyakit karena berhubungan langsung dengan pasien setiap hari.

“Pelaksanaan imunisasi telah dimulai pada 28 April 2026 di RSUD Kota Sabang, kemudian dilanjutkan pada 30 April 2026 di RSAL J. Lilipory Sabang. Selanjutnya, program yang sama direncanakan akan berjalan ke seluruh puskesmas di Sabang pada Senin, 4 Mei 2026,” ujar Nazaria, Kamis 30 April 2026.

Ia mengatakan, prioritas utama diberikan kepada tenaga kesehatan yang berada di lini pelayanan langsung, seperti petugas ruang rawat, pelayanan umum, hingga tenaga medis yang intens berinteraksi dengan pasien agar perlindungan dapat diberikan secara maksimal.

Nazaria menjelaskan, selain menjaga kesehatan petugas medis, imunisasi ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan pasien dan menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang aman serta bebas dari risiko penularan campak dan rubella.

“Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara bertahap, dimulai dari rumah sakit lalu dilanjutkan ke seluruh puskesmas. Kami memprioritaskan tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien agar perlindungan bisa lebih optimal,” ujar Nazaria.

Dinas Kesehatan Kota Sabang berharap seluruh tenaga kesehatan yang menjadi sasaran dapat mengikuti imunisasi ini secara lengkap, sehingga upaya pencegahan campak rubella dapat berjalan efektif dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap aman serta berkualitas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *