Buka Rakerprov KONI Aceh 2026, Sekda Aceh: Pemerintah Aceh Perhatian Besar Pembangunan Olahraga

Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, membuka secara resmi Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Aceh Tahun 2026, Jumat (8/5/2026), di Aula Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh. Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

Habapublik.com, Banda Aceh – Pemerintah Aceh menaruh perhatian besar terhadap pembangunan olahraga sebagai bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, saat membuka secara resmi Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Aceh Tahun 2026, Jumat (8/5/2026), di Aula Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh.

Di hadapan pengurus KONI Aceh, KONI kabupaten/kota, serta para pengurus cabang olahraga se-Aceh, Sekda menyampaikan bahwa Rakerprov menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian sekaligus merumuskan arah pembinaan olahraga Aceh ke depan.

Ia menilai olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga instrumen penting dalam membangun karakter generasi muda dan memperkuat persatuan.

“Olahraga adalah instrumen penting dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat persatuan, serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sekda Aceh sekaligus membacakan sambutan tertulis Gubernur Muzakir Manaf.

Sekda juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi olahraga yang baik, pembinaan atlet yang berkelanjutan, serta dukungan anggaran yang efektif dan tepat sasaran guna melahirkan atlet-atlet Aceh yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, melalui forum Rakerprov tersebut, Sekda M Nasir berharap KONI Aceh dapat menyusun program kerja yang lebih terukur, realistis, dan berorientasi pada prestasi.

Menurutnya, sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga harus terus diperkuat demi menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di Aceh.

Selain itu, Sekda mengingatkan seluruh cabang olahraga agar terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak usia dini hingga mencapai prestasi puncak. Ia berharap Aceh mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan semangat juang yang tinggi.

Pada kesempatan itu, Sekda turut menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya Rakerprov KONI Aceh Tahun 2026 dengan baik.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara serius, aktif, dan konstruktif demi menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan olahraga Aceh.

Mengakhiri sambutannya, Sekda Aceh secara resmi membuka Rapat Kerja Provinsi KONI Aceh Tahun 2026 dengan harapan seluruh ikhtiar yang dilakukan bersama mendapat ridha Allah SWT.

Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Aceh Tahun 2026, Jumat (8/5/2026), di Aula Grand Nanggroe Hotel, Banda Aceh. Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

Sebelumnya Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Saiful Bahri, menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan atlet guna menghadapi agenda besar olahraga nasional, khususnya Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 Tahun 2028.di NTB-NTT.

Pon Yaya panggilan akrab Saiful Bahri mengatakan, saat ini KONI Aceh tengah fokus mempersiapkan atlet untuk menghadapi babak kualifikasi menuju PON 2028. Menurutnya, seluruh potensi harus dimaksimalkan sejak dini agar mampu bersaing di tingkat nasional.

“Seluruh kekuatan harus kita maksimalkan. Pembinaan terus berjalan, termasuk melalui program latihan atlet muda dan pelajar hasil seleksi dari berbagai kejuaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan berbasis pelajar menjadi strategi penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga Aceh. Program tersebut dinilai sebagai fondasi utama dalam mencetak atlet masa depan.

Selain itu, KONI Aceh juga akan menghadapi agenda penting Pekan Olahraga Aceh (PORA) pada Oktober 2026 di Aceh Jaya yang akan menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan.

“Momentum ini penting untuk mengukur sejauh mana hasil kerja kita sekaligus menunjukkan kemampuan atlet Aceh di tingkat nasional,” katanya.

Pon Yaya juga mengajak seluruh pengurus cabang olahraga untuk bekerja lebih maksimal, dengan memastikan setiap program berjalan terarah dan terukur.

“Kita harus memastikan setiap tahapan berjalan baik agar hasilnya maksimal sesuai harapan masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Ia turut menyoroti pentingnya dukungan anggaran dari pemerintah dalam menunjang keberhasilan pembinaan, terutama menjelang Pra-PON 2027 dan PON 2028.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi faktor penentu dalam meningkatkan prestasi olahraga Aceh secara berkelanjutan.

Melalui Rapat Kerja ini, KONI Aceh berharap lahir berbagai program strategis yang mampu membawa olahraga Aceh semakin berprestasi di tingkat nasional dan Internasional.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *