Pemantauan Hilal 1 Zulhijjah di Sabang Tertutup Awan Tebal

Pemantauan hilal penentuan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah di Kota Sabang belum membuahkan hasil akibat kondisi cuaca berawan tebal saat matahari terbenam. Foto: Dok Kemenag Sabang.

Habapublik.com, Sabang – Pemantauan hilal penentuan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah di Kota Sabang belum membuahkan hasil akibat kondisi cuaca berawan tebal saat matahari terbenam. Rukyatul hilal dilaksanakan Kantor Kementerian Agama Kota Sabang di kawasan Maliq Hotel Pantai Tapak Gajah menggunakan alat bantu teleskop.

Plt Kakankemenag Kota Sabang, Eriadi menyampaikan pelaksanaan rukyatul hilal dilakukan sebagai bagian dari penentuan awal bulan Zulhijjah 1447 Hijriah. Hasil pengamatan nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan Hari Raya Iduladha oleh pemerintah pusat.

“Tim rukyatul hilal Kemenag Sabang melakukan pemantauan menjelang matahari terbenam menggunakan teleskop. Namun setelah diamati, hilal tidak terlihat karena tertutup awan tebal,” kata Eriadi, Senin 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan berdasarkan perhitungan astronomi, posisi hilal di Kota Sabang sebenarnya telah memenuhi syarat imkanur rukyat sesuai ketentuan MABIMS. Ketinggian hilal di Sabang disebut mencapai sekitar 6,7 hingga 6,9 derajat saat proses pengamatan berlangsung.

Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Sabang, H Murdani mengatakan kegiatan rukyatul hilal merupakan agenda tahunan Kementerian Agama untuk mendukung proses sidang isbat penetapan awal bulan Hijriah. Hasil rukyatul hilal dari Sabang juga akan diteruskan ke Kanwil Kemenag Aceh dan Kementerian Agama RI di Jakarta.

“Kita tetap menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat penetapan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah. Walaupun di Kota Sabang hilal belum terlihat karena tertutup awan tebal, keputusan resmi tetap mengacu pada hasil sidang isbat pemerintah,” ujar Murdani.

Kegiatan rukyatul hilal tersebut turut dihadiri unsur Mahkamah Syar’iyah Kota Sabang, Pemerintah Kota Sabang, organisasi masyarakat Islam dan masyarakat setempat. Murdani juga mengimbau, masyarakat tetap mengikuti keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *