Daerah  

Puluhan Tahun Tak Tersentuh Pemerintah, Warga Desa Kuta Beringin Secara Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Puluhan Tahun Tak Tersentuh Pemerintah, Warga Desa Kuta Beringin Secara Swadaya Perbaiki Jalan Rusak. Foto: Juan B.

Habapublik.com, Subulussalam – Puluhan tahun tak tersentuh perbaikan, warga Desa Kuta Beringin, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, secara swadaya memperbaiki akses jalan rusak yang menjadi satu-satunya sarana transfortasi darat di kawasan tersebut.

Langkah ini diambil karena belum adanya penanganan dari Pemerintah Kota Subulussalam sejak jalan tersebut pertama kali dibuka.

Kondisi jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer tersebut sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan tiba. Permukaan jalan berubah menjadi lumpur yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga lumpuhkan mobilitas masyarakat.

Salah satu tenaga pendidik di SDN Kuta Beringin, Raja Kombih, mengungkapkan bahwa aksi perbaikan jalan ini murni dilakukan atas inisiatif warga yang mengumpulkan dana secara patungan. Menurutnya, jalan ini merupakan jalur vital bagi masyarakat sehari-hari.

“Warga melakukan gotong royong dengan dana patungan, mengingat jalan ini satu-satunya akses perekonomian masyarakat, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Raja Kombih kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).

Raja Kombih menambahkan, keputusan warga sudah memuncak karena kondisi jalan tidak ada perbaikan sejak pembukaan jalur Desa Siperkas–Belukur. Selain berlumpur, jalan tersebut juga kerap terendam banjir akibat luapan Sungai Lae Soraya saat curah hujan tinggi.

“Sudah puluhan tahun jalan ini tak pernah tersentuh. Kami sudah capek dan lelah dengan situasi jalan ini,” tegas Raja Kombih menambahkan.

Sementara itu, Kepala Desa Kuta Beringin, Sukardi, menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong perbaikan jalan telah berlangsung selama empat hari. Namun, aktivitas warga terpaksa dihentikan sementara waktu lantaran hujan kembali turun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *