Daerah  

Bupati Gayo Lues Dukung Pembentukan Loka Rehabilitasi BNN RI di Kota Jantho

Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., saat menerima kunjungan koordinasi Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, S.T., M.Si., Senin (7/9/2026). Foto: Kamsah.

Habapublik.com, Blangkejeren — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menunjukkan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika.

Salah satu bentuk komitmen melalui dukungan terhadap rencana pembentukan Loka Rehabilitasi BNN RI di Kota Jantho, Ibukota Kabupaten Aceh Besar.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd., M.Si., saat menerima kunjungan koordinasi Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, S.T., M.Si., Senin (7/9/2026).

Koordinasi itu membahas dukungan pemerintah daerah terhadap rencana pembentukan fasilitas rehabilitasi yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkotika.

Bupati Suhaidi menegaskan, persoalan narkotika membutuhkan penanganan secara menyeluruh. Selain penindakan terhadap peredaran gelap, upaya pencegahan dan rehabilitasi juga menjadi bagian penting dalam menyelamatkan masyarakat, terutama generasi muda.

“Persoalan narkotika harus kita hadapi bersama. Bukan hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan dan rehabilitasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyelamatkan masyarakat dan generasi muda,” ujar Suhaidi.

Menurutnya, rehabilitasi merupakan langkah penting untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkotika agar dapat menjalani proses pemulihan dan kembali produktif di tengah lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues pun berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan BNNK Gayo Lues serta seluruh pihak terkait dalam membangun langkah-langkah strategis menghadapi persoalan narkotika.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem rehabilitasi di Aceh sekaligus membuka akses pemulihan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan.

Memerangi narkotika bukan hanya soal menghentikan peredarannya, tetapi juga menyelamatkan manusia dan masa depan generasi penerus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *