Habapublik.com, Takengon – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu sore, 13 September 2026, memicu longsor di sejumlah titik. Salah satu longsor terjadi di Kampung Sanehen, Kecamatan Silih Nara. Material tanah yang berasal dari tebing menimpa sebuah rumah warga dan menyebabkan korban luka serta korban jiwa.
Kepala BPBD Aceh Tengah Andalika menyampaikan rumah yang tertimpa longsor diketahui milik Aliya, 74 tahun. Saat kejadian, rumah tersebut tengah digunakan untuk kegiatan arisan keluarga yang diikuti sejumlah anggota keluarga besar yang berdomisili di Kampung Paya Reje dan Kampung Bintang, Aceh Tengah.
Dalam peristiwa tersebut, Yuhana, 39 tahun, dilaporkan mengalami luka-luka, sementara anaknya, Nazila, 9 tahun, meninggal dunia akibat material longsor. Yuhana dan Nazila selama ini diketahui berdomisili di Kampung Paya Reje, Kecamatan Kebayakan.
“Longsoran tanah yang berasal dari tebing di Kampung Sanehen Kecamatan Silih Nara menimpa rumah warga mengakibatkan adanya korban luka dan korban jiwa. Rumah yang tertimpa longsor adalah milik Aliya (74 tahun). Ketika kejadian di rumah tersebut sedang ada acara arisan keluarga,” kata Andalika.
Andalika juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama hujan dengan intensitas tinggi, terutama warga yang berada di sekitar lereng, tebing, maupun wilayah yang sebelumnya pernah mengalami longsor.
Sementara itu, petugas dan unsur terkait terus melakukan penanganan serta pendataan terhadap dampak bencana di lokasi kejadian.
Hujan lebat yang melanda Aceh Tengah pada Minggu sore hingga malam hari juga dilaporkan menyebabkan longsor di sejumlah lokasi lainnya.
Masyarakat diminta tidak mendekati lokasi longsor karena masih terdapat potensi longsor susulan. Warga juga diimbau segera melaporkan setiap kejadian bencana kepada aparat kampung maupun petugas penanggulangan bencana.(*)












