Habapublik.com, Meureudu – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diantisipasi serius Pemerintah Pidie Jaya. Di tengah cuaca rawan kebakaran, pemerintah bersama TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, dan lintas sektor menggelar apel kesiapsiagaan, Senin (14/9/2026).
Bertempat di halaman Gedung MTQ ke-37 Kabupaten Pidie Jaya, Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya apel kesiapsiagaan Karhutla digelar. Pukul 09.00 WIB, barisan lintas sektor dipimpin Bupati Pidie Jaya Tgk H Syibral Malaysi MA.
Barisan kesiapsiagaan tak hanya jajaran Forkopimda. Instansi terkait hingga kalangan pelajar turut turun bersama, menyatukan perspektif dan kekuatan demi menghadapi ancaman Karhutla yang sewaktu-waktu dapat meluas.
Bupati Sibral dalam arahannya menyebutkan, kebakaran lahan hutan ini tidak hanya menyangkut hajat semua orang, namun juga mengganggu kesehatan, perekonomian serta kelestarian alam semesta. Maka, pencegahan dan penanganan pun perlu kesiapan serta kerja sama seluruh pihak.
Sibral juga mengingatkan betapa pentingnya memperkuat langkah-langkah pencegahan dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan kecepatan respons, serta melibatkan masyarakat. Siapa personel dan sarana prasarana, serta penanganan secara terpadu, juga tidak kalah penting.
Pada prinsipnya, kesiapan personel, keandalan peralatan, dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat. Sebab, saat bencana datang tanpa mengenal waktu, kesiapsiagaan menjadi kunci melindungi masyarakat dan meminimalkan dampaknya di Kabupaten Pidie Jaya,“ demikian Bupati.(*)












