Daerah  

Safari Dakwah di Pijay, Syekh Anas Al-Masry: Cintai Rasul, Teladani Akhlaknya, Peduli Palestina

Syekh Anas Al-Masry, Lc, asal Gaza, Palestina (tengah), foto bersama jamaah dan pengurus Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima, Meureudu, Pijay, seusai safari dakwah di masjid tersebut. Foto: Hermansyah.

Habapublik.com, Meureudu – Mencintai Rasulullah SAW bukan sekadar mengagungkan namanya. Syekh Anas Al-Masry Lc untuk itu mengajak jamaah yang hadir di masjid agung pante Geulima, Meureudu membuktikan cinta itu melalui keteladanan akhlak dan kepedulian terhadap Palestina.

Kecintaan terhadap nabi menurut Qari internasional asal Gaza, Palestina tersebut, bermakna tidak cukup hanya dengan memperingati kelahiran beliau, akan tetapi juga harus pula diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Begitu juga dengan perayaan maulid, atau maulidurrasul, bukan sekadar memperingati. Momentum yang sakral ini adalah momen istimewa kata Syekh dari Palestina untuk mendekatkan diri dan mengenal baginda nabi secara keseluruhan.

Syekh yang selama sepekan safari dakwahnya di Pidie jaya itu mencontohkan bagaimana sosok nabi Muhammad SAW menjadi manusia yang penuh kesabaran, kasih sayang, kerendahan hati, dan penuh dengan kelembutan hati.

“Cintai rasulullah dengan mengenal beliau, teladani akhlaknya dalam kehidupan, dan jangan lupakan saudara-saudara kita yang sedang mengalami penderitaan,” pesan Syekh Anas, Khamis (24/9/2026) malam kepada jamaah yang memadati masjid kabupaten tersebut.

Seiring dengan safari dakwah dimaksud, Koordinator kegiatan, Iskandar Idris, kepada media ini, Jum’at (25/9/2026) menyampaikan bahwa safari dakwah Syekh Anas Al-Masry berlangsung selama delapan hari di kabupaten Pidie Jaya.

“Selama sepekan ini, safari dakwah Syekh Anas di Pidie Jaya diisi dengan kajian-kajian khusus seputar Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap kajiannya, Syekh mengangkat pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiah serta menumbuhkan rasa empati terhadap kondisi saudara-saudara kita di Palestina,“ ujar Iskandar.

Banyak pesan dan keteladanan yang disampaikan Syekh Anas kepada jamaah. Harapan Iskandar, apa yang telah disampaikan dapat terus diingat dan diamalkan, terutama dalam memperkuat ukhuwah, kepedulian kepada sesama, serta kecintaan kepada nabi, demikian katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *