Habapublik.com, Meureudu – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) sepertinya terus kebut penanganan pasca musibah banjir dengan menurunkan sebanyak 66 unit alat berat berbagai jenis demi mendukung kelancaran pekerjaan di sejumlah titik.
Pengerjaan tersebut yakni, mulai dari normalisasi sungai (krueng) Meureudu, pengerukan Muara Kiran, hingga pembersihan saluran irigasi dan lahan persawahan milik masyarakat.
Menurut keterangan pemerintah setempat, sebagaimana dijelaskan Kabag Prokopim Sekdakab Pidie Jaya Riza Andika pada Jumat (16/10/2026), puluhan excavator, dump truck, loader, dan bulldozer diperbantukan untuk mempercepat penanganan kondisi lapangan.
“Dengan dikerahkan puluhan alat berat dengan harapan aliran air kembali lancar dan lahan pertanian warga dapat kembali berfungsi seperti sediakala,“ jelasnya.
Begitu juga penggunaan alat berat pada sungai dan muara, sebut Riza, ditujukan untuk membantu memperbaiki kondisi alur air sesuai kebutuhan teknis di lapangan dengan pertimbangan tingkat kerusakan dan prioritas penanganan masing-masing titik.
Dengan dukungan 66 unit alat berat tersebut, penanganan berbagai sasaran pekerjaan di Pidie Jaya diharapkan dapat berjalan dengan efektif, baik itu pengawasan pelaksanaan maupun penempatan alat sesuai kebutuhan.(*)












