Habapublik.com, Takengon: Ayahanda Waled bersilaturahmi ke Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Ummul Mahabbah dalam rangka libur lebaran idul adha 1445 H, Kamis (13/6/2024).
Tgk. H. Muhammad Nazar Usman. Lc., M. Ag atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan Abi Nazar selaku pimpinan LPI Ummul Mahabbah. Menjelang libur lebaran Idul Adha 1445 H, LPI Ummul Mahabbah menutup pengajian sementara dengan turut di hadiri oleh salah seorang ulama kharismatik Aceh yakni Tgk. H. Nuruzzahri yang lebih akrab disapa dengan waled (Ayahanda Waled).
Waled sendiri pada waktu pertemuan pertama pada peresmian LPI Ummul Mahabbah memberikan janji kepada seluruh jamaah bahwa waled akan mengunjungi kota Takengon ini terkhusus LPI Ummul Mahabbah dalam 3 bulan sekali. Dan ini pertemuan yang dirindukan oleh seluruh jamaah dari LPI Ummul Mahabbah itu sendiri.
“Alhamdulillah kita bisa berjumpa kembali setelah sekian lama berpisah, dan ini tidak pernah luput darimana pertolongan allah dan waled sangat senang bisa berkumpul disini lagi.”ungkap waled.
Abi Nazar selaku pimpinan LPI Ummul Mahabbah sangat merasa bangga dan senang karena di hadiri oleh ayahanda waled. Pertemuan yang di nanti oleh abi nazar dan juga seluruh jamaah, dan ini juga berkah pertolongan dari sang pencipta allah SWT.
Memang sudah lama kita menunggu kedatangan waled ke tempat kami, dan kami masih teringat dengan janji waled yang memberitahu bahwa waled kemari 3 bulan sekali. Dan alhamdulillah malam jumat allah mengizinkan waled untuk memberikan tausiah ilmiyah yang kiranya bermanfaat untuk kita semuanya.
Waled juga menuturkan dalam tausiahnya, sangat penting ilmu agama dan ilmu dunia semasa kita hidup di alam semesta ini. Karena Rasulullah bersabda “ barang siapa menginginkan dunia & akhirat maka harus dengan ilmu.
“Maka sangat penting ilmu dalam kehidupan kita ini. Ilmu yang wajib kita pelajari ada 3 yaitu ilmu tauhid , ilmu fiqah dan ilmu tasauf. Untuk itu, senantiasa kita selalu berdoa agar terus menerus agar Allah memberikan kesempatan dan istiqamah dalam mencari ilmu agamanya Allah,”demikian Waled.(*)












