Habapublik.com, Sabang : Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Hj. Safriati, S.Si, M.Si, bersama Tim PKK Aceh mengadakan pembinaan dan penilaian Gampong Mawaddah Warahmah (Gammawar) di Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang. Program ini bertujuan untuk membentuk gampong ideal berbasis kesejahteraan dan penerapan nilai-nilai syariat Islam.
Hj. Safriati menjelaskan bahwa Gammawar adalah inisiatif PKK untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan karakter keluarga, pemberdayaan perempuan, serta penguatan sosial dan ekonomi. Tim PKK Aceh berharap Paya Seunara bisa menjadi percontohan di Sabang yang bisa ditiru oleh gampong-gampong lain.
Program Gammawar juga menyoroti masalah stunting yang masih tinggi di Paya Seunara. Dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK, Safriati menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah.
Safriati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan halaman rumah mereka dengan menanam sayuran dan tanaman obat. Langkah ini, katanya, akan mendukung ketahanan pangan dan menghemat pengeluaran keluarga.
“Kita di PKK ini adalah relawan yang ikhlas bekerja lillahita’ala, berbuat terbaik bagi masyarakat. Kami memiliki 10 program pokok yang terkait langsung dengan 33 kementerian. Untuk bisa melaksanakan tugas dan fungsi kami, dukungan pemerintah daerah sangat penting,” ujar Safriati, Rabu (06/11/2024).
Pj Ketua PKK Paya Seunara, Lilis Mardhiah, mengungkapkan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam menekan angka stunting. Berdasarkan data 2023, tercatat ada 40 anak yang mengalami stunting, meskipun berhasil turun menjadi 28 anak pada Oktober 2024.
Lilis juga menjelaskan bahwa upaya menurunkan stunting dilakukan dengan berbagai pola kegiatan seperti pelatihan pola asuh, peningkatan ekonomi keluarga, dan optimalisasi halaman rumah. Ia menambahkan bahwa melalui bimbingan PKK Sabang, program-program yang menyentuh langsung masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pola pikir dan perilaku kesehatan masyarakat.
“Ada perilaku yang harus kita ubah. Banyak warga di sini petani dan dekat dengan laut, namun angka stunting masih tinggi. Ini PR kita Bersama. Dengan bimbingan PKK, mudah-mudahan pola pikir yang lebih baik akan mengurangi angka stunting di gampong ini,” kata Lilis.(*)












