Habapublik.com, Sabang : PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui program Relawan Bakti BUMN Batch VII meluncurkan program “Tani Maju Makmur Sejahtera” di Gampong Bateshok, Kecamatan Sukamakmue, Sabang. Program ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan pertanian, pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM, dan promosi pariwisata berbasis kearifan lokal.
Salah satu bentuk nyata dari program ini adalah penyaluran mesin penggiling padi bagi petani di Sabang. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Penyuluh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, Hendri, mengungkapkan sejak bulan Desember 2024 lalu, para petani di Sabang telah mulai menanam padi gogo sebagai bagian dari upaya ketahanan pangan.
Namun, pada saat masa panen, para petani mengalami kendala dalam pengolahan hasil panen. Hal ini disebabkan oleh tidak tersedianya mesin penggiling padi di Sabang.
“Dengan adanya program dari Relawan BUMN, kendala ini akhirnya terjawab. Mesin yang telah lama diimpikan oleh warga Sabang kini telah tersedia di sini. Kami berharap ini bisa menjadi motivasi bagi petani untuk terus memperluas area tanam padi gogo di Sabang,” ujar Hendri, Jumat (21/02/2025).
Selain itu, Hendri juga berharap, agar PT Pupuk Indonesia dapat terus melanjutkan program “Tani Maju Makmur Sejahtera” di Sabang. Menurutnya, program ini sangat penting bagi masyarakat, terutama bagi para petani yang membutuhkan dukungan dalam pengolahan hasil panen mereka.
Lebih lanjut, keberadaan demplot dalam program ini diharapkan dapat menjadi contoh serta motivasi bagi petani lainnya. Meskipun menghadapi tantangan kondisi lahan dan medan yang sulit, namun upaya penanaman tetap dapat membuahkan hasil.
“Salah satu komoditas yang saat ini juga tengah dikembangkan adalah bawang, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Sabang,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Sabang, sekaligus mendukung pengembangan sektor pertanian yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.(*)












