Habapublik.com, Sabang : Menjelang tradisi Meugang Ramadhan 1446 H, ketersediaan ayam di Kota Sabang mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang, stok ayam ras pedaging atau ayam potong mencapai 7.800 ekor, sementara ayam buras atau ayam kampung sebanyak 32.261 ekor.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang melalui Kepala Bidang Peternakan, Ir. Hariadi, menjelaskan bahwa stok ayam ini diperoleh dari para pedagang dan peternak ayam di Kota Sabang. Ketersediaan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.
“Setiap pedagang ayam di Kota Sabang memperkirakan kebutuhan ayam dalam dua hari menjelang Meugang mencapai 400 hingga 500 ekor. Jumlah ini diprediksi meningkat seiring dengan tingginya permintaan masyarakat untuk tradisi Meugang,” ujar Hariadi, Senin (24/02/2025).
Selain ayam hidup, Kota Sabang juga memiliki persediaan ayam beku atau ayam es yang didatangkan dari Banda Aceh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan ini memastikan pasokan ayam tetap stabil di Sabang.
“Ayam beku ini telah melalui proses pemeriksaan dari pihak karantina sebelum masuk ke Sabang, sehingga dipastikan memenuhi standar kesehatan dan keamanan. Dengan pemeriksaan tersebut, ayam beku ini layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat,” tambahnya.
Terkait harga jual, ayam ras pedaging dijual dengan kisaran harga Rp65.000 hingga Rp70.000 per ekor, sementara ayam buras atau ayam kampung dijual dengan harga Rp100.000 hingga Rp150.000 per ekor.
Tradisi Meugang yang selalu disambut antusias oleh masyarakat Sabang membuat permintaan daging ayam meningkat signifikan. Dengan stok yang tersedia, diharapkan kebutuhan warga dapat terpenuhi menjelang bulan suci Ramadhan.(*)












