Budaya  

Penilaian Pawai Ta’aruf di Sabang Fokus Keserasian dan Adab

Jamin Seda.

Habapublik.com, Sabang : Penilaian terhadap peserta pawai Ta’aruf 1 Muharram di Kota Sabang berlangsung dengan standar yang ketat. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah keserasian penampilan peserta.

Salah satu juri, Jamin Seda, menyebut penilaian dilakukan secara menyeluruh oleh tim dewan juri dari berbagai instansi dan kalangan. Penilaian tidak hanya melihat aspek visual, tetapi juga nilai-nilai adab dan kesopanan.

“Penilaian mencakup keseragaman, keserasian, kekompakan, kerapian, serta adab dalam barisan. Ada juga penilaian khusus seperti visualisasi tema bulan Muharram melalui simbol-simbol Islami,” ujar Jamin Seda, Kamis (17/07/2025).

Simbol yang dimaksud antara lain representasi Ka’bah, unta, hingga miniatur tempat suci yang mencerminkan semangat Tahun Baru Islam. Selain itu, penampilan eksibisi menjadi nilai tambah yang turut diperhitungkan dalam sesi penilaian.

“Juri berasal dari berbagai instansi seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Kementerian Agama, Majelis Adat Aceh, serta seniman dan budayawan lokal. Semua dipilih karena memiliki kapabilitas dan kredibilitas dalam memahami nilai-nilai Islami.”ujarnya.

Tim penilai nantinya akan bekerja secara objektif dengan mempertimbangkan kreativitas dan kekuatan pesan yang disampaikan peserta. Setiap kelompok dinilai dari aspek visual hingga cara mereka menampilkan pesan moral dan religius.

Pawai Ta’aruf 1 Muharram di Sabang menjadi ajang pembinaan nilai-nilai keislaman yang dikemas secara kreatif. Kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga dan memperkuat identitas budaya lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *