Habapublik.com, Takengon: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto perlu pengawasan ketat agar tidak sia-sia.
Program ini bertujuan membangun generasi cerdas dengan makanan bergizi, namun Pengamat Pendidikan, Dr. Edy Putra Kelana, mempertanyakan implementasi di lapangan.
“Apakah makanan yang disediakan sudah memenuhi kebutuhan gizi anak? Dan apakah anak-anak memakan MBG dengan lahap dan habis?” ujar Dr. Edy sebagaimana siaran pers, Selasa (25/11/2025).
Edy mengatakan, prevalensi stunting di Indonesia pada 2023 mencapai 21,5%, angka yang tidak bisa diremehkan.
Sementara Kementerian Pendidikan memiliki visi luar biasa untuk mewujudkan generasi emas di 2045 dengan meningkatkan gizi anak-anak.
“Untuk itu pengawasan ketat dan implementasi efektif sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini,” ujarnya.(*)












