Habapublik.com, Aceh Singkil: Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH melaksanakan penananam 1.000 Batang cabai merah, di Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Selasa (13/01/2026). Penanan perdana pascabanjir yang melanda Aceh Singkil.
Turut mendampingi Kepala DTPHP Aceh Singkil, Abdul Haris, SP. MM, Penyuluh, dan disambut oleh Kepala Kampung Pulo Sarok, Yasmi Darliansyah dan Pemilik Lahan, Sultan
Kegiatan penanaman cabai tersebut difasilitasi oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Dan Peternakan (DTPHP) dan Dinas Pangan Aceh Singkil.
Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, SH menyampaikan dengan penanaman perdana di tahap pertama tersebut sebanyak 1000 batang cabai diharapkan membuahkan hasil baik.
“Alhamdulillah, dari penyuluh ini semuanya ikut bergairah dan ikut datang ke sini serta memberikan support kepada pak Sultan selaku pemilik ini, dan kami berharap supaya pak Sultan nanti mendapatkan hasil yang lebih banyak, dan ini harus dilengkapi agar ini tidak gagal,” katanya.
Wakil Bupati, Hamzah menekankan agar tanaman dirawat dengan baik sehingga mendapat hasil. Intinya dirawat untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak untuk ketahanan pangan. Apa artinya kalau kalau dibuat pun begini tanpa dirawat.
“Oleh sebab itu saya minta kepada kepala dinas pertanian segerakan itu dan tanyakan kepada penyuluh, kalau misalnya penyuluh nanti merasakan ada yang kurang sampaikan supaya itu betul-betul diadakan,” harap Wakil Bupati.
Wakil Bupati juga mengimbau kepada masyarakat Aceh Singkil mewujudkan ketahanan pangan dengan menanam tanaman muda seperti cabai, terong, timun di pekarangan.
“Mari kita gerakkan bersama pascabanjir ini, kita jangan mau kalah, dan jangan mau putus asa. Insya Allah ini akan ada hikmahnya di balik itu nanti, dan saya juga sudah memulai di pendopo meskipun skopnya kecil,” ajak Wakil Bupati.
Sementara Kepala l Aceh Singkil, Abdul Haris, SP. MM menyampaikan program penanaman cabai dilaksanakan untuk membantu masyarakat terdampak.
“Bahwasanya selama ini kita baru saja dapat musibah banjir, dan kita tahu seberapa luas dan seberapa banyak petani kita yang terdampak sehingga kita pun sudah mendata itu semua dan kita sudah programkan ulang,” Katanya.
Haris mengatakan dari hasil yang telah didata, DTPH berupaya membantu petani tersebut untuk bisa kembali menanam dan merawat kembali
“Harapan kita, meskipun kita dalam keadaan sudah musibah tapi kita harus memulainya kembali dengan semangat dan gairah yang lebih tinggi lagi,” harap Haris.
Program ini mendapat apresiasi dari kepala Kampung Pulo Sarok, Yasmi Darliansyah. “Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terutama kepada Wakil Bupati dan Kadis pertanian, karena langsung turun melihat kebun kami yang diusahakan oleh bapak Sultan. Yang mana selama ini hanya mengumpulkan swadaya berdasarkan kelompok saja,” katanya.
Menurut Yasmi support dari pemerintah sangat nyata sehingga masyarakat sangat berterima kasih, “Terlalu naif apabila di luar sana ada menyatakan pemerintah Kabupaten tidak ada perhatian kepada masyarakat. Namun ini kami melihat langsung dan kami banyak-banyak mengucapkan terima kasih, semoga kegiatan pertanian dan kegiatan kegiatan lainnya bisa di support lebih oleh pemerintah,” harap Yasmi.
Apresiasi juga datang dari Pemilik Lahan Sultan. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang. langsung turun dalam agenda menanam 1000 pohon cabai.
“Tentunya ini di support lebih oleh pemerintah, saya apresiasi betul, yang hari ini sudah bisa berhadir langsung di tengah tengah kami sekaligus memberikan motivasi dan banyak sekali hal-hal yang positif di dalam perkembangan ini, kami ucapkan terima kasih,” tutup Sultan.(*)












