Habapublik.com, Sabang – Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas II Sabang berharap Pramuka Saka Bakti Husada mampu menjadi pelopor gerakan hidup sehat di tengah masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam pelantikan Pengurus dan Dewan Saka Bakti Husada Pangkalan Rubiah yang digelar 11 Februari 2026 lalu.
Ketua Majelis Pembimbing Saka Bakti Husada Pangkalan Rubiah BKK Kelas II Sabang, Khaidir, SKM, mengatakan pembentukan Dewan Saka merupakan langkah strategis dalam membina kader kesehatan sejak usia muda. Menurutnya, peran Pramuka sangat relevan dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
“Melalui Saka Bakti Husada, kami berharap lahir kader-kader kesehatan yang tidak hanya memahami teori. Mereka juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungannya,” ujar Khaidir, Rabu 18 Februari 2026.
Ia menambahkan, pembinaan yang terstruktur akan memperkuat kapasitas anggota Pramuka Penegak dan Pandega dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Pinsaka Saka Bakti Husada Pangkalan Rubiah, Gema Eka Putra, SKM, menilai Dewan Saka memiliki posisi penting dalam mengoordinasikan program serta aksi kesehatan di tingkat pangkalan. Keberadaan dewan tersebut menjadi motor penggerak berbagai kegiatan edukasi kesehatan.
“Harapan kami, Pramuka Saka Bakti Husada mampu menjadi contoh hidup sehat di lingkungan sekitarnya. Mereka juga diharapkan menjadi motor penggerak perilaku sehat di sekolah, keluarga, dan masyarakat luas,” kata Gema.
Ke depan, BKK Kelas II Sabang berkomitmen terus melakukan pembinaan dan pendampingan agar Saka Bakti Husada berkembang optimal. Sinergi antara BKK dan Gerakan Pramuka diharapkan memperkuat upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kota Sabang.(*)












