Habapublik.com, Subulussalam – Wali Kota Subulussalam, M. Rasyid Bancin atau HRB secara resmi melepas dan melakukan prosesi peusijuk bagi 59 Jemaah Haji asal Kota Subulussalam di Masjid Agung Subulussalam, Senin 4 Mei 2026. Dalam suasana khidmat yang dihadiri jajaran Forkopimda tersebut, Wali Kota menitipkan pesan khusus agar para tamu Allah ini menjaga keteguhan spiritual selama di Tanah Suci.
M. Rasyid Bancin menekankan bahwa selain fisik yang prima, kesiapan batin merupakan kunci utama dalam menjalankan rukun Islam kelima. Ia meminta para Jemaah Haji untuk senantiasa memperbanyak zikir, doa, serta meningkatkan frekuensi ibadah di tengah padatnya rangkaian kegiatan haji yang akan mereka jalani nantinya.
“Terpenting adalah siapkan mental dan iman. Pemerintah Republik Indonesia akan selalu berupaya memberikan kemudahan serta pelayanan terbaik kepada seluruh Jemaah Haji Indonesia,” ujar M. Rasyid Bancin saat memberikan arahan.
Wali Kota juga membagikan kabar baik bahwa dirinya bersama Gubernur Aceh dijadwalkan akan menunaikan ibadah haji pada musim yang sama tahun ini. Sebagaimana komitmen yang dijalankan pada tahun-tahun sebelumnya, Rasyid berjanji untuk memberikan pendampingan langsung bagi Jemaah Haji Kota Subulussalam saat berada di Mekkah.
Selain memberikan dukungan moral, Pemerintah Kota bersama instansi terkait seperti Polres, Dandim, Kejari, dan Kemenag juga menyerahkan bungong jaroe atau buah tangan kepada para Jemaah Haji. Bantuan dana tunai dengan total mencapai Rp15 juta tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi dan bekal tambahan bagi para jemaah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kakan Kemenhaj dan Umrah) Kota Subulussalam, H. Randi Alfian, merincikan bahwa rombongan tahun ini terdiri dari 24 laki-laki dan 35 perempuan. Rombongan ini membawa keragaman usia yang cukup jauh, menunjukkan antusiasme beribadah lintas generasi di Subulussalam.
Tercatat, jemaah tertua dalam rombongan ini adalah Nur Iman yang berusia 80 tahun, sementara posisi jemaah termuda ditempati oleh Nasution yang berusia 36 tahun. Meski terdapat perbedaan usia yang signifikan, seluruh jemaah dipastikan dalam kondisi siap untuk diberangkatkan menuju asrama haji.
Sesuai jadwal, 59 Jemaah Haji yang tergabung dalam Kloter 12 BTJ Aceh ini akan memasuki Asrama Haji pada 17 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Mereka dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci pada tanggal 18 Mei 2026 pukul 01.40 WIB dini hari guna menunaikan ibadah haji di tanah suci.(*)












