Lepas Atlet Pra PORA, Ketua KONI Subulussalam: Bertanding Penuh Semangat dan Junjung Sportifitas

Ketua KONI Subulussalam, Ardhiyanto Ujung foto bersama atlet Pra PORA usai melakukan pelepasan, Selasa 12 Mei 2026. Foto: Juan B.

Habapublik.com, Subulussalam : Kontingen Kota Subulussalam resmi diberangkatkan untuk bertarung dalam Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2026. Pelepasan yang dilakukan langsung oleh Ketua KONI Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, ini menjadi babak penentu bagi para atlet untuk mengamankan tiket menuju ajang olahraga terbesar di Aceh tersebut, Selasa 12 Mei 2026.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kualifikasi yang telah dimulai sejak tahun lalu. Jika sebelumnya beberapa cabang olahraga sudah menyelesaikan pertandingan, kali ini fokus pada enam cabang olahraga sisa yang akan memulai perjuangannya di arena pertandingan.

Keenam cabang olahraga (cabor) yang dikirimkan kali ini meliputi wushu, bola basket, taekwondo, pencak silat, tarung derajat, dan menembak. Seluruh atlet dari cabor tersebut telah menjalani persiapan intensif sebelum akhirnya dilepas secara resmi dari Sekretariat KONI setempat.

Ketua KONI Kota Subulussalam, Ardhiyanto Ujung, menegaskan bahwa ajang Pra PORA bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan pertaruhan nama baik daerah. Ia meminta para atlet untuk tampil habis-habisan namun tetap menjaga integritas sebagai olahragawan.

“Bawa nama baik daerah dan harumkan nama Kota Subulussalam di ajang Pra PORA. Bertandinglah dengan penuh semangat serta tetap menjunjung tinggi sportifitas,” tegas Ardhiyanto.

Ketua KONI Subulussalam, Ardhiyanto Ujung melakukan pelepasan, Selasa 12 Mei 2026. Foto: Juan B.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan di Pra PORA adalah syarat mutlak untuk bisa berlaga di Pekan Olahraga Aceh (PORA) mendatang. Tanpa hasil maksimal di tahap ini, mimpi untuk meraih podium di level provinsi dipastikan akan tertutup.

Mengingat tensi pertandingan yang tinggi, Ardhiyanto berpesan agar aspek non-teknis tidak diabaikan. Fokus, disiplin, serta ketahanan fisik dan mental menjadi faktor kunci yang harus dijaga oleh setiap atlet selama berada di lokasi pertandingan.

Di sisi lain, KONI Subulussalam turut mengapresiasi kerja keras para pelatih dan pengurus cabor yang telah mendampingi persiapan atlet. Menurut Ardhiyanto, kualitas atlet yang dikirimkan hari ini adalah buah dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan di tingkat daerah.

Sebagai informasi, tiga cabang olahraga lainnya yakni angkat berat, panahan, dan petanque, tidak termasuk dalam rombongan ini. Ketiga cabor tersebut telah lebih dahulu menyelesaikan masa kualifikasi mereka pada tahun 2025 lalu.

Menutup arahannya, Ardhiyanto berharap seluruh kontingen tetap menjaga kekompakan tim. Soliditas antara atlet dan tim pelatih dianggap sebagai modal utama untuk membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Kota Subulussalam.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *