Habapublik.com, Sabang : Harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat di Kota Sabang Jelang Idul Fitri 1445 H terpantau masih fluktuatif di hari ke 20 Ramadhan 1445 H atau bertepatan dengan akhir Maret 2024.
Salah satu pedagang kebutuhan pokok di Desa Kota Atas Sabang Isra menjelaskan, harga kebutuhan pokok pada meugang Bulan Suci Ramadhan sempat alami kenaikan yang signifikan, kemudian berangsur normal dan saat ini perlahan kembali alami sedikit kenaikan.
Selama ini toko miliknya menjual telur ayam kampung dengan harga bervariasi, umunya dengan harga Rp.45ribu/papannya saat ini naik menjadi Rp.52ribu/papan, sementara beras premium dijual dengan harga kisaran antara Rp.210ribu-230ribu/saknya, serta beras bulog ukuran 5kg dengan harga normal Rp.58ribu/saknya.
“Kalau beras beda jenis beda harga, minyak tergantung jenis apa, minyak curah kami jual dengan harga Rp.17ribu/kg, minyak kemasan perliter ada yang Rp.17ribu, 20ribu dan 22ribu, serta gula Rp.18ribu/kg. Telur juga bervariasi, kami jual tergantung ukuran, mulai dari Rp. 47ribu, 55ribu dan 60ribu.” Ujar Isra, Minggu (31/3/2024).
Sementara itu salah seorang pedagang bumbu dapur di depan Masjid Agung Babussalam Sabang Fidia mengatakan, seminggu sebelumnya harga cabai merah sempat normal Rp.40ribu/kg saat ini mengalami sedikit kenaikan Rp.50ribu/kg, sementara cabai hijau Rp40ribu/kg, dan cabai rawit dengan harga sama seperti sebelumnya Rp.45ribu/kgnya.
“Sementara itu untuk bawang packing mengalami kenaikan, awalnya perkarung Rp270ribu, naik menjadi Rp300ribu, kalau eceran kami jual awalnya Rp35ribu naik menjadi Rp.38ribu/kg, bawang aceh Rp.42ribu/kg dan bawang putih Rp.45ribu. Sementara tomat asal Medan Rp.15ribu/kg dan asal takengon Rp.12ribu/kg,” ujar Fidia, Minggu (31/03/2024).
Menurut pengakuan sejumlah pedangang, baik di pasar tradisional kota Sabang, maupun di sejumlah toko yang menjual bapok serta bumbu dapur seperti di wilayah Kota Atas, Depan Kantor Polres Sabang Desa Kota Barat Sabang, meski harga bapok dan bumbu dapur saat ini fluktuatif, namun daya beli masyarakat tetap tinggi.(*)












