Jelang Idul Fitri 1445 H, 153 Guru Bakti di Aceh Besar Terima Donasi dari Kemenag

Kepala Kankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE, Kasubbag tata usaha H Khalid Wardana MSi, menyerahkan secara simbolis donasi kepada tenaga pengajar yang mengabdi secara sukarela di sejumlah Madrasah Swasta di Kabupaten Aceh Besar, Kamis (4/4/2024).Foto/Kemenag Aceh Besar.

Habapublik.com, Kota Jantho : Senyum ceria diiringi rasa bahagia menghiasi tenaga pengajar yang mengabdi secara sukarela di sejumlah Madrasah Swasta di Kabupaten Aceh Besar, Kamis (4/4/2024) mereka mendatangi komplek Madrasah Terpadu Tungkob Kecamatan Darussalam.

Kehadiran 72 orang pahlawan pendidikan yang berstatus guru bakti merupakan bagian dari  153 tenaga bakti yang mengabdi di Madrasah Swasta dan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menerima donasi dari Kemenag Aceh Besar menjelang hari raya Idul Fitri 1445 H. Penyaluran santunan tersebut berlangsung selama 3 hari terhitung mulai 2-4 April 2024.

Penyerahan yang di laksanakan di aula Madrasah Terpadu Tungkob di lakukan oleh Kepala Kankemenag Aceh Besar H Saifuddin SE, Kasubbag tata usaha H Khalid Wardana MSi, Plt Penyelenggara Zawa Ruhul Akram SAg, Kepala KUA Darussalam M Nizar SFil, Kepala MAN 4 Munzir MPd dan kepala MTsN 2 Sudirman SAg.

Beberapa guru bakti yang di temui mengungkapkan kebahagian dan rasa syukur atas perhatian Kemenag Aceh Besar apalagi dalam suasana menjelang hari raya idul fitri mendapat santunan.

“Tentunya sangat terbantu para tenaga bakti yang umumnya termasuk kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok, termasuk membeli baju baru untuk putra putrinya, “ungkap Jamaliah, Nursabariah dan Dewi Ariani Guru MIS Bak Dilib di Kecamatan Montasik, yang rata rata telah mengabdi secara ikhlas selama 10 sampai 20 tahun.

Kepala Kankemenag Aceh Besar H Saifuddin menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini bersumber dari dana ZIS Kemenag Aceh Besar tahun 2023. Hal ini menurutnya, merupakan salah satu bentuk penyaluran donasi yang efektif demi menunjang kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.

“Sebelumnya kita juga menyalurkan santunan untuk para dhuafa, fakir miskin dan yatim piatu di wilayah Aceh Besar. Kita ingin ZIS yang berasal dari penghasilan PNS ini dapat dikelola dengan baik dan menyentuh setiap elemen masyarakat yang membutuhkan.

Saifuddin menjelaskan, proses penyaluran santunan ini dibagi dalam tiga zonasi sesuai dengan Aceh Besar Lhee Sagoe yakni, Lhoknga, Tungkob, dan Jantho. Pembagian zonasi ini untuk memudahkan para penerima mengambil santunan di lokasi yang dekat dengan rumah dan lokasi kerja mereka.

“Jangan dilihat dari segi jumlahnya tetapi sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan jajaran ASN Kemenag Aceh Besar untuk mengisi momentum bulan suci Ramadan yang penuh keberkahan,” ungkap Saifuddin.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *