Habapublik.com, Calang : Direktorat SMA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar kegiatan advokasi edukasi kebencanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Aula SMA Negeri 1 Jaya Kabupaten Aceh Jaya, Jum’at (21/6/2024).
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Aceh, Jaya Rahadian SE MPd.
Dalam sambutannya Rahadian berharap, agar semua peserta dapat mengikuti secara serius, mengingat begitu pentingnya edukasi SPAB, apalagi sesuai dengan kondisi daerah Aceh Jaya yang sangat rawan terjadinya bencana.
“Tsunami tahun 2004, jadi kenangan yang sangat berharga dan mengiris hati kita, banyak korban jiwa yang berjatuhan, saat itu kita belum teredukasi untuk menanggulanginya,” ujarnya.
Kata Rahadian, dengan adanya advokasi SPAB ini dapat menambah pengetahuan peserta, sehingga kedepan semakin siap menghadapi bencana, yang bisa datang kapan saja.
“Semua yang hadir pada kegiatan ini dapat menjadi garda terdepan dalam mengedukasikan warga sekolah, agar sigap dan siap menghadapi bencana,” ungkapnya.
Sementara itu Camat Jaya, Syamsuddin Rani SPd mengapresiasi pihak Direktorat SMA yang telah memilih Aceh Jaya sebagai salah satu kabupaten untuk melakukan advokasi SPAB.
“Ucapan terima kasih kami kepada pihak Direktorat SMA atas kesediaannya hadir ke Aceh Jaya, tepat di Kecamatan Jaya dengan tujuan mengedukasi pihak sekolah tentang kesiapsiagaan bencana” ucap Syamsuddin.
Koordinator Tim Direktorat SMA Koko Pramono menjelaskan, bahwa advokasi SPAB merupakan program Direktorat SMA yang menghadirkan 3 fasilitator Seknas SPAB yaitu, Asep Koswara, Atep Rizal dan Doni Fattah.
Para peserta dibekali dengan materi terkait identifikasi komponen satuan pendidikan, penyusunan protap kedaruratan bencana sekolah, perencanaan dan penyiapan simulasi kesiapsiagaan sekolah.
Selain itu katanya, juga integrasi PRB dalam kegiatan pembelajaran peserta didik, praktik simulasi evakuasi ancaman bencana, dan menyusun rencana aksi satuan pendidikan dan tim Siaga Bencana.
“SPAB adalah program yang dikembangkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bencana alam atau kondisi darurat lainnya,” terang Koko.
Lebih lanjut katanya, pada dasarnya SPAB bertujuan untuk meningkatkan keselamatan warga sekolah dari risiko bencana. SPAB melibatkan seluruh warga sekolah dalam upaya meminimalkan risiko serta merencanakan prosedur dan merespons kejadian bencana dengan efektif.
Melalui kegiatan advokasi penyelenggaraan SPAB di sekolah, Direktorat SMA mendorong satuan pendidikan menjadi SPAB dengan menyesuaikan kondisi dan kemampuan sekolah.
“Sekolah yang siaga bencana menerapkan tiga prinsip utama yaitu fasilitas sekolah yang aman, manajemen bencana sekolah, dan pembelajaran kebencanaan,” tambah Koko.
Selain fasilitator Seknas SPAB, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBK Aceh Jaya Ismail SPd, ikut menjadi salah seorang narasumber, ia menyampaikan tentang program penanggulangan bencana yang sudah dijalankan selama ini di Aceh Jaya.
Kegiatan Advokasi SPAB ini digelar selama dua hari dan diikut 60 peserta, yang berasal dari 10 SMA di Aceh Jaya, terdiri dari unsur kepala sekolah, wakil kurikulum, wakil kesiswaan, dan siswa.
Selain Aceh Jaya, kegiatan yang sama juga digelar di Aceh Besar dan Banda Aceh.
Ikut hadir pada kegiatan itu, Kasubag TU Cabdisdik Aceh Jaya, Tarmizi MPd Koordinator Pengawas SMA, Drs H Azhari dan Komite SMA Negeri 1 Jaya.(*)












