Habapublik.com, Sabang: Harga emas di pasaran terus mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk di berbagai daerah di Indonesia tak terkecuali Sabang. Kenaikan ini disebabkan oleh meningkatnya harga emas dunia yang dipengaruhi oleh ketidakpastian ekonomi global.
Salah seorang Pemilik Toko Emas di Kota Sabang Zulfikar mengatakan, kecenderungan investor untuk menjadikan emas sebagai aset aman saat pasar saham tidak stabil juga memengaruhi permintaan terhadap emas. Selain itu, nilai tukar rupiah yang fluktuatif terhadap dolar Amerika Serikat turut memberikan dampak pada harga emas di dalam negeri.
“Saat ini permintaan emas perhiasan terus meningkat, terutama menjelang musim perayaan dan pesta pernikahan, sehingga turut menaikkan harga. Di Kota Sabang, pada pertengahan September 2024 lalu harga emas perhiasan berada pada harga Rp. 4.200.000 / Mayam, dan saat ini naik drastis menjadi Rp.4.400.000 / mayam,” ujar Zulfikar, Jum’at (11/10/2024).
Sementara untuk harga emas Antam kini berada di angka Rp. 1.490.000 per gram untuk ukuran 1 gram sebelumnya Rp. 1.460.000, sementara harga untuk ukuran 50 gram awalnya Rp. 69.600.000. Kenaikan ini menjadi perhatian masyarakat yang sedang mempertimbangkan untuk berinvestasi emas.
“Namun jika masyarakat ingin membeli Emas Antam 2 gram, naik drastis menjadi Rp 2.950.000 (sebelumnya Rp. 2.880.000), 3 gram, Rp. 4.450.000 (sebelumnya Rp. 4.300.000). Kemudian Emas Antam 5 gram Rp. 7.300.000 (sebelumnya Rp. 7.100.000) dan Emas Antam 10 gram, Rp. 14.600.000 (sebelumnya Rp. 14.200.000),” tambahnya.
Selain harga emas Antam, harga emas lokal per gram awalnya tercatat sebesar Rp. 1.269.000 turut naik menjadi Rp 1.319.000. Sementara untuk harga emas LM per gram awalnya berada di harga Rp. 1.285.000 juga naik menjadi Rp. 1.334.000.
Zulfikar menambahkan, dengan adanya fluktuasi pasar global serta permintaan yang terus meningkat, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam melakukan investasi emas.
“Kita harus tetap tenang dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Investasi emas bisa sangat menguntungkan, tetapi dibutuhkan perencanaan yang matang dan kesabaran,” tutupnya.(*)












