Habapublik.com, Sabang: Kenaikan harga bahan pokok atau kebutuhan pokok (bapok) kini kembali terjadi dan berdampak pada ekonomi masyarakat. Salah satu yang paling terasa adalah kenaikan harga minyak goreng curah yang sebelumnya berada di kisaran Rp19.000 kini naik menjadi Rp21.000 per liter, sementara harga minyak goreng kemasan mencapai Rp20.000 saat ini Rp.22.000 per liter.
Salah satu pedagang Kebutuhan Pokok di Pasar Induk Kota Sabang Rizal mengatakan, harga gula pasir saat ini juga mengalami peningkatan menjadi Rp19.000 per kilogram. Sementara untuk beras premium justru saat ini alami penurunan harga, untuk kemasan beras 15 kg, harganya kini berada di kisaran Rp220.000 hingga Rp215.000 per sak.
“Kalau untuk ukuran beras premium 5 kg mencapai Rp85.000 dan 10 kg dijual seharga Rp150.000. Sementara itu, beras Bulog untuk ukuran 5 kg kini berada pada harga Rp64.000,” ujar Rizal, Kamis (08/11/2024).
Namun untuk komoditas lain seperti tepung terigu harganya tetap stabil, kini mencapai Rp13.000 per kilogram. Tepung terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan roti dan kue, sehingga kenaikan harga ini turut berdampak pada industri kecil yang bergantung pada komoditas tersebut, seperti pedagang kue dan makanan olahan.
“Kalau untuk telur itu harganya tetap stabil, sejak September 2024 lalu, harganya sampai sekarang masih berada di Rp52.000/lempeng. Untuk peminat tetap stabil, karena telur ini memang merupakan salah satu sumber protein utama bagi masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Meskipun harga sejumlah kebutuhan pokok saat ini ada yang alami kenaikan, penurunan dan juga da yang stabil, namun daya beli masyarakat tampak menurun. Sejumlah pedagang mengaku, stok bapok tetap stabil dan aman hingga akhir tahun 2024 mendatang.(*)












