Libur Nataru, Omzet Penjual Oleh-oleh di Sabang Meningkat

Selama liburan Nataru penjualan oleh-oleh khas Sabang di Pelabuhan Balohan mengalami lonjakan yang signifikan sejak 19 Desember 2024 hingga saat ini. Foto/Difa.

Habapublik.com, Sabang : Penjualan oleh-oleh khas Sabang di Pelabuhan Balohan mengalami lonjakan yang signifikan sejak 19 Desember 2024 hingga saat ini.

Omzet penjual telah mencapai jutaan rupiah per hari, dengan puncaknya terjadi pada 25-26 Desember 2024. Kenaikan ini diperkirakan akan berlanjut hingga puncak libur tahun baru pada 31 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.

Salah satu pedagang di Pelabuhan Balohan, Murni, mengatakan peningkatan omzet ini didorong oleh tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung selama musim liburan. Ia mengaku, berjualan sejak pukul 06.30 WIB hingga jadwal keberangkatan kapal terakhir.

“Jadi saya menjual berbagai produk kuliner khas Sabang seperti bakpia, dodol, salak Sabang, serta produk-produk UMKM lokal lainnya. Selain itu, saya juga jual berbagai souvenir dan pakaian khas Sabang dengan harga terjangkau,” ujar Murni, Kamis (26/12/2024).

Selama liburan Nataru penjualan oleh-oleh khas Sabang di Pelabuhan Balohan mengalami lonjakan yang signifikan sejak 19 Desember 2024 hingga saat ini. Foto/Difa.

Harga oleh-oleh yang ditawarkan bervariasi, mulai dari Rp10.000 hingga Rp30.000 untuk kuliner. Sementara souvenir dan pakaian dibanderol dengan harga Rp30.000 hingga Rp100.000.

“Omzet kami meningkat pesat karena wisatawan banyak yang membeli oleh-oleh sebelum pulang. Kami berharap lonjakan ini akan terus berlanjut hingga akhir masa liburan nanti,” tambahnya.

Peningkatan omzet ini memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama bagi para pelaku UMKM di Sabang. Dengan terus berkembangnya sektor pariwisata, pedagang di Pelabuhan Balohan optimis akan meraih hasil yang lebih baik lagi dimasa depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *