Habapublik.com, Sabang : Selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) , omzet para pelaku usaha Pemandu Wisata Dolphin & Snorkeling di Iboih, Sabang, mengalami peningkatan signifikan. Hal ini terlihat dari melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan yang tertarik untuk menikmati aktivitas wisata bahari, terutama dolphin trip dan snorkeling.
Para pemandu wisata, seperti Rahma, mencatatkan pendapatan harian yang mencapai jutaan rupiah, dengan rata-rata tiga kali pelayanan dolphin trip setiap harinya. Wisatawan yang datang kebanyakan berasal dari Medan dan Malaysia, yang tertarik dengan keindahan alam bawah laut dan interaksi langsung dengan lumba-lumba di perairan sekitar Iboih dan Pulau Rubiah.
“Tarif untuk penyeberangan menggunakan boat kayu/medium dengan kapasitas maksimal 4 orang dihargai Rp150.000, sementara untuk boat speed yang dapat menampung hingga 12 orang dikenakan tarif Rp250.000. Selain itu, para wisatawan juga dapat memilih boat kaca atau aquarium dengan tarif Rp300.000 untuk setengah keliling Pulau Rubiah dan Rp400.000 untuk keliling penuh,” ujar Rahma, Sabtu (28/12/2024).
Kunjungan wisatawan yang padat selama musim liburan ini memicu pelaku usaha untuk memberikan layanan maksimal. Dalam setiap trip dolphin, wisatawan dapat menikmati keindahan alam bawah laut yang mempesona dan bertemu dengan lumba-lumba yang menjadi daya tarik utama.
“Peningkatan omzet ini juga sejalan dengan optimisme kami yang berharap bahwa tren ini dapat berlanjut di masa depan. Aktivitas seperti dolphin trip dan snorkeling di Pulau Rubiah menjadi favorit wisatawan, khususnya mereka yang mencari pengalaman unik dan tak terlupakan,” tambahnya.
Melihat potensi wisata yang terus berkembang, para pemandu wisata di Iboih, termasuk Rahma, berharap agar sektor pariwisata di Sabang semakin berkembang pesat.
Dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas, ia yakin bahwa Sabang dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun internasional, untuk menikmati keindahan alam yang masih alami dan eksotis.(*)












