Habapublik.com, Banda Aceh: Jalur Tol SIbanceh mengalami peningkatan volume kendaraan sekitar 87 persen selama Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sementara itu sampai kini kondisi jalur tol masih ramai lancar.
Peningkatan volume kendaraan di jalan tol SIbanceh selama 2 pekan ini dari seluruh seksi sebanyak 5219 kendaraan, dibanding pada hari biasa yakni hanya 3033 unit kendaraan.
Meski terpantau normal namun puncak kendaraan yang melalui jalan bebas hambatan itu terjadi pada 29 Desember 2024 lalu, Dimana terdapat 8.112 unit kendaraan dan Khusus jalur fungsional seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) total kendaraan yang melintas dari Sabtu (21/12/2024) hingga Minggu (29/12/2024) sebanyak 18.683 kendaraan.
Menurut Branch Manager PT. Hutama Karya Totok Masyadi dalam Nataru kali ini pihaknya juga menyiagakan jasa pengisian 4 petugas saldo tol Mobile di gerbang tol seksi 1 Padang Tiji.
“Terjadi peningkatan volume kendaraan hingga 87 persen, dan setelah di buka tol seksi 1 padang tiji animo masyarakat besar sehingga kita juga siagakan sedikitnya 4 petugas top up saldo secara mobile di sana. Dan buka full 3 exit gerbang dari biasa nya 2 exit antisipasi terjadi antrian” ujar Totok Masyadi, Rabu (01/01/2025).
Dia menjelaskan pihaknya juga membuka Rest Area di Seksi 4 KM 54A di kawasan Indrapuri –Blang Bintang, Yang bisa dimanfaatkan pengendara untuk beristirahat dan melaksanakan Ibadah. Kedepan di rencanakan akan di buka kembali Rest Area di Tol Sigli-Banda Aceh di km 54 jalur A dan B, serta seksi 3 Jantho –Indrapuri di km 37 A dan jalur B yang saat ini masih dalam tahap Konstruksi.
“Masyarakat bisa memanfaatkan resta area kita di seksi 4 km 54a untuk ibadah dan istirahat juga sudah ada gerai untuk ngopi disana. direncanakan ada 4 rest area yang akan kita bangun di tol banda aceh sigli, yakni Indrapuri blang bintang seksi 4 km 54 jalur a dan b, seksi 3 janto indrapuri di km 37 jalur a dan b yang sedang dalam proses konstruksi” tambahnya.
Dia menghimbau agar masyarakat dalam memanfaatkan jalan tol selama Nataru ini dengan batas kecepatan 60 km per jam khusus jalur fungsional dan jalur operasi 60-100 km perjam. Selain itu mempersiapkan saldo tol agar tidak terjadi antrian di gerbang tol.
Diperkirakan hingga 2 Januari mendatang akan terjadi lonjakan di kawasan jalur keluar (exit) tol seksi 1 Padang Tiji menuju Sigli dan Sumatra Utara yang di buka sementara hingga 2 Januari 2025.(*)












