Habapublik.com, Sabang: Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang menggelar rapat koordinasi pemetaan program pemberdayaan masyarakat. Kegitan berlangsung di Aula Kantor Diskominfo Sabang, melibatkan unsur pemerintah dan pendidikan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala BNN Kota Sabang, Dahlia Sungkar.,SE. Ia mengatakan, Rakor yang dilaksanakan bertujuan untuk menyusun strategi bersama dalam menciptakan kader penggiat anti narkoba yang berkualitas serta merumuskan program-program pendukung yang efektif dan berkelanjutan.
“Jadi sangat penting membangun sinergi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba. Ini juga merupakan tindak lanjut dari implementasi Qanun P4GN yang disahkan tahun 2024, serta rencana penerbitan Peraturan Wali Kota sebagai dasar hukum pelaksanaan program di tingkat daerah,” ujar Dahlia, Selasa (20/05/2025).
Hasil dari rapat ini akan dituangkan dalam rencana aksi bersama yang mencakup pelatihan kader dan integrasi program ke dalam sistem pendidikan. Selain itu, penguatan jejaring antarinstansi juga akan dilakukan guna menciptakan sistem pencegahan yang menyeluruh dan berkelanjutan di Kota Sabang.
“BNN Kota Sabang berharap, kegiatan ini dapat membentuk gerakan bersama yang solid dan terarah dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun ketahanan masyarakat di berbagai lini.”
Rapat koordinasi menghadirkan tiga narasumber dari unsur pemerintah, pendidikan, dan akademisi, yaitu Bpk. Akbar, Hj. Nuranifah, dan Bpk. Fajran Zain. Ketiganya menyampaikan pandangan mengenai pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui penguatan regulasi, peningkatan kapasitas SDM, dan integrasi nilai anti narkoba di lingkungan pendidikan dan pemerintahan.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah dan kepala dinas dari berbagai instansi di Kota Sabang. Seluruh peserta berkomitmen mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan membentuk kader penggiat dan menjalankan program pendukung di lingkungan kerja masing-masing.(*)












