Habapublik.com, Sabang : Penutupan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di MTsN Sabang tahun ajaran 1447 H/2025 berlangsung khidmat, Rabu (16/7/2025). Kegiatan ini ditandai dengan pelaksanaan tradisi peusijuk atau tepung tawar bagi para siswa baru.
Prosesi adat tersebut dipimpin langsung oleh Pimpinan Dayah Sirajul Munir Al-Aziziyyah, Tgk. H. Nazaruddin, S.Pd.I atau Abi Nazar. Ia turut hadir bersama Imam Masjid muda Kota Sabang, Tgk. Muchtar Andhika, dan sejumlah guru dari dayah.
“Kami dari pihak madrasah mengucapkan terima kasih kepada Abi Nazar dan rombongan yang telah menyampaikan tausiah, doa, dan peusijuk kepada siswa siswi kami,” ujar Kepala MTsN Sabang, Muhammad Nasir, S.Pd.
Ia mengatakan, tradisi peusijuk menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter berbasis nilai keislaman yang mulai dihidupkan kembali di lingkungan madrasah. Hal ini dinilai penting untuk menanamkan semangat dan keberkahan dalam menuntut ilmu.
“Tradisi ini sangat positif dan jarang dilakukan di sekolah umum. Jadi kami pihak madrasah ingin menerapkannya secara perlahan,” tambah Nasir.
Penutupan MATSAMA juga diisi dengan penyampaian tausiah dan doa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias dan penuh rasa hormat.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para orang tua dan dewan guru karena dianggap memperkuat identitas keislaman siswa sejak dini. Mereka berharap, kegiatan serupa terus dilaksanakan di masa mendatang.
Dengan terlaksananya prosesi peusijuk, pihak madrasah berharap seluruh siswa baru dapat menjalani tahun ajaran ini dengan semangat dan penuh keberkahan. Tradisi lokal seperti ini menjadi penguat nilai-nilai moral dan spiritual di lingkungan pendidikan.(*)












