Habapublik.com, Banda Aceh: PSSI seluruh Indonesia termasuk PSSI Kabupaten dan Kota di Aceh sudah bisa menggulirkan Liga4 tahun 2025, juga tim yang akan ambil bagian boleh menggunakan APBD atau APBK untuk Kabupaten dan Kota serta APBA untuk Provinsi Aceh.
Ketua Umum Asprov PSSI Aceh Nazir Adam mengatakan, Format dan regulasi kompetisi Liga4 dari daerah yang bergulir mulai tahun ini PSSI Kabupaten dan Kota bisa langsung ikat kerjasama dengan Pemkab, dimana langsung digelar kompetisi memperebutkan Piala Bupati dan Walikota.
Menurutnya, diluar itu juga PSSI Kabupaten dan kota diperbolehkan menggait sponsor dari pihak Swasta, Bank Daerah, Bank Nasional, BUMD, BUMN dan Kampus sebagai sponsor utama untuk menggulirkan Liga4.
Sementara regulasi utama dan wajib dipatuhi tim peserta Liga4 adalah anggota PSSI Kabupaten dan Kota aktif, semakin banyak tim yang ikut dan jumlah pertandingannya, dipastikan banyak kuota tim hasil kompetisi Liga4 asal PSSI Kabupaten dan Kota yang lolos ke Liga4 Provinsi tahun 2025/26.
“Dimana akan berkompetisi dengan Club-Club Liga4 anggota PSSI Provinsi Aceh yang akan digelar awal bulan November 2025,”jelas Ketua Umum Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam, kepada wartawan, Senin (25/08/2025) di Sigli.
*Keputusan PSSI Pusat
Sementara itu untuk memperbanyak jenjang kompetisi dan mengakomodir elemen masyarakat yang giat melakukan pembinaan/latihan sepakbola PSSI selenggarakan Liga 4 tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional tahun 2025.
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengumumkan pelaksanaan Liga 4 tahun 2025. Kompetisi tersebut akan menjadi bagian dari struktur resmi sepak bola nasional dan digelar berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
“Pengumuman itu tertuang dalam surat edaran bernomor 4397/PGD/568/VIII-2025 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, S.E., pada 22 Agustus 2025,”jelas Nazir Adam.
Dalam surat edaran tersebut, dimana Liga4 2025 akan dimulai di tingkat kota/kabupaten. PSSI daerah setempat, dengan supervisi PSSI provinsi, diberi kewenangan menyelenggarakan turnamen yang diikuti klub-klub anggota PSSI.
Untuk nemperkuat dukungan kompetisi di level kabupaten/kota yang akan digelar juga bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dengan title Piala Bupati untuk Kabupaten dan Piala Walikota untuk kota.
Regulasi alur selanjutnya, tim terbaik dari kompetisi kabupaten/kota lolos ke tingkat provinsi serta Liga4 level Provinsi, Asprov PSSI kembali bekerja sama dengan pemerintah Provinsi dan menggunakan titel Piala Gubernur.
“Hasil Liga4 Provinsi. PSSI pusat nantinya yang akan menentukan kuota tim yang lolos dari provinsi ke putaran nasional.Jelas Sekjen PSSI Yunus Nusi sembari menegaskan, Liga 4 adalah wadah pembinaan sekaligus kesempatan bagi klub-klub dari seluruh daerah untuk unjuk gigi.
Kompetisi ini akan memperluas kesempatan klub-klub lokal tampil di level nasional. “Dengan sistem berjenjang, setiap daerah punya peluang untuk melahirkan tim berkualitas,” jelas Yunus Nusi, seoerti dikutip wartawan lewat surat edaran resmi PSSI minggu lalu.
*Pematangan Kompetisi dan Regulasi
Selain itu, PSSI Pusat juga menyiapkan Workshop Teknis (WT) tentang dan regulasi pelaksanaan Liga 4 roel model kompetisi lokal mulai tahun 2025 dalam waktu dekat.(*)












