Ragam  

Ketua BKPRMI Sabang Ajak Pemuda Perkuat Fondasi Iman

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP, MPA, menghadiri malam peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Bireuen yang dirangkai dengan penutupan Pekan Kebudayaan Bireuen di Lapangan Cot Gapu, Sabtu (11/10/2025). Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

Habapublik.com, Sabang : Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Sabang, Albina Arrahman, mengajak generasi muda untuk memperkuat keimanan dan karakter islami dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai agama penting dilakukan sejak dini agar pemuda Sabang tidak mudah terjerumus pada hal negatif.

Albina menjelaskan, Kegiatan keagamaan seperti Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) menjadi salah satu wadah pembinaan bagi generasi muda Sabang.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan muncul semangat baru bagi anak-anak dan remaja untuk menjadi insan yang berakhlak dan berjiwa Qur’ani.

“Acara ini merupakan upaya kita menyiapkan generasi yang memiliki mental kuat dan dasar keimanan yang kokoh. Hal ini penting agar mereka memiliki bekal dalam menjalani kehidupan di era sekarang yang penuh tantangan,” ujar Albina, Minggu (12/10/2025).

Ia menilai, sebagian generasi muda saat ini mulai terpengaruh oleh gaya hidup yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman. Karena itu, perlu adanya upaya bersama dari berbagai pihak untuk mengembalikan arah pembinaan moral generasi muda.

“Banyak remaja kita yang melenceng dari pola hidup islami. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membina mereka menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan berlandaskan nilai Islam sebagaimana karakter masyarakat Aceh dan Sabang,” lanjutnya.

Albina berharap, kegiatan keagamaan yang digelar di Sabang dapat memberikan pengaruh positif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak muda. Ia ingin semangat para peserta FASI menjadi inspirasi bagi remaja lain untuk meneladani nilai-nilai kebaikan.

Menurutnya, penguatan iman dan akhlak merupakan benteng utama dalam menghadapi derasnya arus globalisasi. Albina juga mengingatkan agar para orang tua, guru, dan tokoh agama terus bersinergi membimbing generasi muda agar tetap berpegang pada ajaran Islam dan nilai budaya daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *