Habapublik.com, Sabang: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sabang menutup sementara akses jalan yang menghubungkan Ie Meulee menuju Balohan melalui kawasan Anoi Itam. Penutupan dilakukan karena sebagian badan jalan mengalami retak dan longsor yang dinilai berbahaya bagi pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, mengatakan langkah tersebut diambil untuk menjaga keselamatan masyarakat. Petugas telah memasang water barrier dan pita pengaman di titik rawan longsor guna mencegah potensi kecelakaan.
“Kami mohon pengertian dan kerja sama dari pengguna jalan. Penutupan ini bersifat sementara, dan kami berharap tidak ada pihak yang memindahkan pembatas jalan yang telah kami pasang,” ujar Husaini, Kamis (29/10/2025).
Ia menjelaskan, pengguna jalan diimbau agar tidak melintasi kawasan tersebut, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki. Dishub juga telah mengarahkan masyarakat untuk melewati jalur alternatif menuju Balohan dan Ie Meulee hingga kondisi jalan dinyatakan aman kembali.
“Kami bersama instansi terkait akan terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dalam langkah penanganan. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami,” tuturnya.
Husaini menegaskan bahwa ruas jalan Ie Meulee–Balohan merupakan aset Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). Namun, Dishub tetap bertanggung jawab dalam hal pengamanan dan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan masyarakat.
Kondisi retak dan longsor di kawasan Anoi Itam diketahui sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu akibat curah hujan tinggi serta tidak adanya dinding penahan tanah. Pemerintah Kota Sabang melalui Dishub terus berupaya memastikan keamanan jalan hingga penanganan permanen dilakukan oleh pihak terkait.(*)












