Habapublik.com, Aceh Besar: Hujan yang menguyur kawasan Aceh Besar dalam beberapa hari, juga telah mengakibatkan banjir genangan di kawasan Perumahan Permata Puni, Griya Puni dan sekitarnya.
Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, air telah mencapai satu meter dan merendam rumah warga setempat.
Kondisi tersebut, telah memaksa warga menyelamatkan barang-barang rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi, termasuk kendaraan roda empat dan roda dua. Terlihat sepanjang jalan Mata-Ie telah menjadi areal parkir warga komplek Permata Puni, Kamis, 27/11/2025.
Keucik gampong Leu Ue Yusri, VE, ST yang ditemui di salah satu coffee di kawasan Gue Gajah, menolak memberi informasi dengan alasan bukan wilayahnya
“Itu bukan wilayah saya, jadi tidak etis saya memberikan keterangan masalah ini”, jawabnya singkat, Jumat (28/11/2025).
Ketika didesak, genangan banjir di wilayah gampong Puni, juga akibat dari sumbatnya saluran pembuangan yang melalui wilayah gampong Leu Ue, Keuchik Leu Ue ini baru mau bersuara.
“Benar, saluran pembuang air dari kawasan itu melalui ganpong Leu Ue. Dulu itu saluran irigasi dari sumber air Krueng Jreu, sekarang sepertinya sudah menjadi saluran pembuangan air dari kawasan pemukiman penduduk,”tuturnya.
“Saluran itu, terintegrasi melewati banyak gampong, berakhir di Krueng Daroy wilayah gampong Leu Ue, kecamatan Darul Imarah”, jelasnya.
Menurut Yusri, karena air tersumbat di hilir, tentu dengan derasnya hujan dari kemarin, air tidak mengalir normal, akibatnya pemukiman perumahan Permata Puni dan sekitarnya terendam banjir genangan.
Menurut Yusri, VE, ST, masalah kondisi saluran pembuang yang ada di wilayah gampong Leu Ue, pihaknya sudah pernah melaporkan ke tingkat kabupaten. Tadi juga sudah menginformasikan lagi kondisi saluran ini ke pihak BPBD dan PUPR Aceh Besar.
“Saya sudah lapor ke instansi terkait tentang kondisi saluran yang tersumbat dan sekaligus minta bantuan untuk dilakukan penanganannya, sehingga air dari hulu ke hilir menjadi lancar dan warga terbebas dari bencana banjir”, ungkapnya serius.
Bila melihat dari kondisi saluran, kalau tidak ditangani secepatnya banjir genangan di pemukiman penduduk wilayah gampong Punie tidak pernah selesai.
Saat berita ini diturunkan, kondisi air di komplek Permata Punie dan sekitarnya, sudah berangsur surut, seiring hujan pun sudah mulai reda.(*)












