Pascabencana, 61 Kampung di Aceh Tengah Masih Padam Listrik

Kondisi salah satu jalan daerah pedalaman Aceh Tengah yang masih sangat memprihatinkan pascabencana banjir dan longsor. Foto: Riyan.

Habapublik.com, Takengon: Kondisi kelistrikan di Kabupaten Aceh Tengah terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pembaruan data per Senin, 29 Desember 2025 pukul 21.00 WIB, sebanyak 234 kampung telah kembali dialiri listrik, sementara 61 kampung masih mengalami pemadaman.

Informasi ini disampaikan Diskominfo Aceh Tengah, berdasarkan laporan teknis dari PLN wilayah kerja UP3 Lhokseumawe – ULP Takengon.

Sejumlah kecamatan telah menikmati pemulihan listrik 100 persen, di antaranya Kecamatan Atu Lintang, Bebesen, Bies, Jagong Jeget, Pegasing, Kebayakan, Lut Tawar, dan Celala. Selain itu, fasilitas layanan kesehatan vital seperti RSUD Datu Beru, RSU Fandika, dan RS Gayo Medical Center juga telah dipastikan dalam kondisi menyala.

Namun demikian, listrik padam pasca bencana masih terjadi di beberapa kecamatan, antara lain Linge, Rusip Antara, Kute Panang, Ketol, Silih Nara, dan Kecamatan Bintang.

Kecamatan Bintang menjadi wilayah dengan jumlah kampung terdampak terbanyak, yakni 20 kampung, disusul Kecamatan Linge dengan 14 kampung yang masih padam.

Pemerintah daerah melalui Diskominfo Aceh Tengah menyampaikan bahwa upaya pemulihan terus dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan keselamatan petugas dan keandalan jaringan listrik.

Hingga saat ini, PLN terus melakukan percepatan perbaikan jaringan agar seluruh wilayah Aceh Tengah dapat kembali menikmati layanan listrik secara normal dalam waktu secepatnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *