Habapublik.com, Meulaboh: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan pihaknya akan siap membantu penyaluran logistik ke daerah terisolir di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.
Hal itu dikatakan oleh Suharyanto menanggapi permintaan dari Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM saat Rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan bencana di Aula Teuku Umar Setdakab Aceh Barat pada Sabtu (3/1/2025).
“Untuk droping logistik lewat udara kami akan dukung, nanti dicatat titik koordinatnya dimana setiap hari kami juga masih mendistribusikan logistik lewat udara, jadi kalau ke wilayah bapak nanti tidak ada masalah supaya ketersediaan logistik di desa terisolir jangan sampai kekurangan,” katanya.
Suharyanto juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat untuk mendata masyarakat yang terdampak bencana khususnya bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat akibat bencana banjir dan longsor lalu.
“Yang rumahnya rusak berat itu punya hak untuk mendapatkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebelum mendapatkan rumah Hunian Tetap (Huntap) Rp 1,8 juta (untuk tiga bulan), tapi yang rumahnya rusak berat, kalau rumahnya rusak ringan dan sedang itu dalam proses untuk bisa memperbaiki rumahnya masing – masing untuk kembali,” katanya.
Kemudian terkait dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diminta oleh Bupati Aceh Barat kata Suharyanto, pihaknya tidak bisa memberikan jawaban karena hal bukan merupakan kewenangan dari BNPB.(*)












