*Serahkan Bantuan Dana Pendidikan Rp5 juta per Dayah
Habapublik.com, Meureudu: Menteri Besar Kelantan, Malaysia, Mohd. Nassuruddin Bin Hj. Daud, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie Jaya untuk meninjau langsung wilayah yang terdampak bencana banjir, Sabtu (17/1/2026).
Menurut keterangan Kabag Prokopim Sekdakab Pidie Jaya, M Riza Andika kunker tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat Pidie Jaya yang terdampak banjir bandang dan longsor.
“Sekaligus mempererat hubungan persaudaraan serumpun antara Kelantan, dari negeri Jiran Malaysia, dengan Aceh,” kata Riza dalam siaran pers dikutip media Habapublik.com.
Rangkaian kegiatan disebutkan diawali di Gedung Media Center Penanggulangan Bencana, Gampong Mayang Cut, Meureudu. Rombongan didampingi langsung oleh Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi bersama unsur Forkopimda.
“Selanjutnya, rombongan yang difasilitasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh ini meninjau posko tanggap darurat bencana banjir dan longsor Kabupaten Pidie Jaya sebagai pusat koordinasi penanganan pascabencana” ujar Riza.
Selepas itu, lanjut Riza, rombongan meninjau lokasi terdampak bencana di beberapa gampong di Kecamatan Meurah Dua. Pada kesempatan itu, rombongan sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.
Untuk bantuan yang disalurkan antara lain kompor gas, rice cooker (penanak nasi), regulator gas, bantuan bahan makanan, serta 1 (satu) unit sumur bor untuk kebutuhan air bersih di Balai Pengajian Miftahul Ulum Gampong Geunteng, Meurah Dua.
Agenda selanjutnya, rombongan melaksanakan kunjungan ke Dayah Ummul Ayman di Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, dan bersilaturahmi dengan pimpinan dayah Tgk. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu).
Bupati Sibral pada momen tersebut menyampaikan rasa syukur atas perhatian serta kepedulian yang diberikan. Menurutnya, bantuan yang disalurkan ini sangat membantu meringankan beban warga.
“Alhamdulillah, kunjungan dan bantuan ini memberi semangat bagi kami untuk bangkit kembali. Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga dukungan moral yang sangat berarti bagi masyarakat kami,” ujar Sibral.
Sejalan dengan itu Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Aceh, Tgk H Fakhruddin Lahmuddin, menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Sebagai informasi tambahan, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan dana pendidikan sebesar Rp5.000.000 per dayah kepada sejumlah dayah yang terdampak banjir di kabupaten Pijay.
Yang meliputi Dayah Darul Aitam Meureudu, Dayah Al Hikmah Al Aziziyah, Dayah Abiya Meureudu, Raudhatul Muta’alimin Al Aziziyah, Dayah Irsyadul Ulum, dan Dayah Ummul Ayman.(*)












