Ragam  

Pelaku Perhotelan di Sabang Dukung Penerapan Syariat Islam

Pelaku perhotelan di Kota Sabang menyatakan dukungannya terhadap himbauan penerapan syariat Islam yang terus digencarkan Pemerintah Kota Sabang. Foto: Difa.

Habapublik.com, Sabang – Pelaku perhotelan di Kota Sabang menyatakan dukungannya terhadap himbauan penerapan syariat Islam yang terus digencarkan Pemerintah Kota Sabang. Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen menjaga kenyamanan, ketertiban, dan citra pariwisata daerah di Pulau Weh tersebut.

Salah satu dukungan disampaikan Rafi, resepsionis Hotel Montana Sabang, yang menyebut pihak hotel sejak awal telah menerapkan aturan menginap sesuai ketentuan syariat. Ia menilai kebijakan pemerintah sejalan dengan aturan internal yang selama ini dijalankan.

“Kami dari pihak hotel mendukung penuh himbauan syariat Islam, asalkan penerapannya dilakukan secara merata kepada semua pelaku usaha. Penerapan yang adil akan memudahkan pelaku usaha dalam menjalankan aturan di lapangan,” ujar Rafi, Rabu (21/1/2026).

Rafi menambahkan, pihak hotel juga aktif memberikan pemahaman kepada tamu terkait aturan berpakaian dan ketentuan menginap. Ia menyebutkan tamu yang datang, baik dari Aceh maupun luar daerah, umumnya sudah berpakaian sopan dan mematuhi aturan.

Dukungan serupa juga disampaikan Aidil, resepsionis Hotel Z House Sabang, yang menyatakan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah dan DPRK Kota Sabang dalam menegakkan syariat Islam di sektor perhotelan dan pariwisata. Ia menilai tamu yang menginap sejauh ini tetap mengikuti aturan yang berlaku.

“Sebagai pekerja di sektor perhotelan, kami mendukung kebijakan pemerintah karena sejauh ini tamu juga tetap mematuhi aturan yang berlaku. Pihak hotel kerap memberikan penjelasan kepada tamu sejak proses pemesanan,” kata Aidil.

Para pelaku hotel berharap himbauan syariat Islam dapat terus disosialisasikan secara menyeluruh kepada seluruh pelaku usaha dan wisatawan. Dengan penerapan yang konsisten dan merata, mereka optimistis iklim pariwisata Sabang tetap kondusif dan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *